Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Strategi Bitcoin Terpionir: Peluang Beli di Tengah Turunnya Saham MSTR?

Finansial
Mata Uang Kripto
YahooFinance YahooFinance
16 Sep 2025
236 dibaca
2 menit
Strategi Bitcoin Terpionir: Peluang Beli di Tengah Turunnya Saham MSTR?

Rangkuman 15 Detik

Model Treasury Aset Digital semakin populer, tetapi menghadapi tantangan dari penurunan harga Bitcoin.
Saham MSTR turun meskipun memiliki cadangan Bitcoin yang besar, menunjukkan bahwa pasar dapat menjadi sangat volatil.
Analisis dari lembaga keuangan besar seperti J.P. Morgan penting untuk memahami risiko yang terkait dengan investasi di perusahaan treasury aset digital.
Pada tahun 2025, model treasury aset digital (DAT) menjadi sangat populer, dengan ratusan perusahaan baru yang tiba-tiba mengubah nama dan bisnis mereka untuk fokus pada kepemilikan aset kripto, terutama Bitcoin. Saham-saham perusahaan ini sering melonjak hingga ribuan persen dalam waktu singkat, menarik banyak investor spekulatif. Namun, satu pionir model ini, Strategy (MSTR), justru mengalami penurunan saham meskipun memiliki cadangan Bitcoin yang sangat besar. Strategy (MSTR) dikenal sebagai perusahaan yang pertama kali mempopulerkan model treasury aset digital dengan mengakumulasi Bitcoin dalam jumlah besar guna memberikan eksposur ekonomi kepada investor terhadap aset digital tersebut. Meskipun sahamnya naik 12% sejak awal tahun, dalam sebulan terakhir saham MSTR turun 11%, di tengah turunnya harga Bitcoin dan perlambatan pembelian Bitcoin oleh perusahaan treasury lain. Data terbaru menunjukkan bahwa jumlah pembelian Bitcoin oleh perusahaan treasury digital menyusut drastis dari 66.000 BTC di Juni menjadi hanya 14.800 BTC pada Agustus. Volume pembelian rata-rata juga turun 86%. Bahkan Strategy hanya membeli Bitcoin senilai 217 juta dolar antara awal September, memperlambat laju akumulasi dari bulan-bulan sebelumnya. Hal ini menandakan bahwa model DAT mungkin mulai kehilangan daya tariknya. Di sisi lain, Strategy berhasil melaporkan hasil keuangan yang sangat kuat di kuartal kedua 2025 berkat kenaikan nilai Bitcoin. Laba operasional mereka melonjak lebih dari 7.000% menjadi 14 miliar dolar, dengan laba bersih mencapai 10 miliar dolar. Manajemen bahkan menaikkan target keuntungan Bitcoin untuk tahun ini, dengan asumsi Bitcoin mencapai harga 150.000 dolar per koin. Namun, sejumlah analis Wall Street, termasuk dari J.P. Morgan, memberikan peringatan terhadap model treasury aset digital yang dianggap mulai mengalami kejenuhan dan risiko dilusianya saham. Strategy juga gagal masuk dalam indeks S&P 500, yang bila berhasil bisa memicu arus masuk modal institusional yang besar. Jika Anda percaya pada kelanjutan reli Bitcoin, penurunan saham MSTR bisa jadi kesempatan bagus untuk beli, tapi bagi yang skeptis, membeli Bitcoin langsung atau melalui ETF bisa menjadi alternatif yang lebih aman.

Analisis Ahli

J.P. Morgan Analysts
Model treasury aset digital menghadapi risiko kejenuhan dan kelelahan investor, sehingga saham-saham crypto treasury kurang menarik untuk paruh kedua tahun 2025.