Liquid Glass Apple: Desain Futuristik yang Kurang Cocok untuk iPhone dan Watch
Teknologi
Pengembangan Software
16 Sep 2025
84 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Liquid Glass menawarkan desain antarmuka yang menarik tetapi tidak selalu praktis untuk semua perangkat.
Apple berusaha menghilangkan batasan antara perangkat, tetapi pendekatan ini dapat mengakibatkan ketidaknyamanan bagi pengguna.
Masa depan teknologi Apple tampaknya berfokus pada integrasi AR dan VR, meskipun saat ini masih memiliki tantangan dalam implementasinya.
Apple baru saja memperkenalkan sistem desain baru bernama Liquid Glass yang berusaha menjadikan tampilan antarmuka pada perangkat mereka terasa seperti kaca nyata dengan efek tiga dimensi. Sistem ini membuat tombol dan menu berubah warna dan seakan memantulkan cahaya seperti benda fisik yang nyata, yang sangat menarik secara visual. Namun, meski kelihatannya keren, ada masalah saat diterapkan di perangkat tertentu.
Pengalaman menggunakan Liquid Glass di perangkat seperti Vision Pro sangat cocok karena perangkat ini berusaha memadukan dunia digital dan nyata secara bersamaan. Antarmuka tiga dimensi cocok dan terasa alami di headset yang memang membutuhkan pendekatan yang berbeda. Begitu pula di Mac, efek ini cukup halus dan tidak mengganggu karena kontrol penggunaan yang lebih bebas.
Namun, di perangkat yang lebih populer seperti iPhone dan Apple Watch, Liquid Glass malah jadi masalah. Karena layar iPhone sering menampilkan aplikasi penuh layar dan elemen antarmuka yang terus berganti, efek ini justru membuat tombol dan menu terlihat berantakan dan sulit dibaca. Di Apple Watch yang harusnya cepat dan mudah dibaca, efek kaca ini malah membuat waktu dan informasi sulit dilihat dengan jelas.
Perubahan desain ini juga bagian dari strategi Apple untuk membuat semua perangkat mereka memiliki pengalaman yang seragam sehingga pengguna dapat merasakan konsistensi antar perangkat. Meskipun tujuan ini baik, kenyataannya membuat antarmuka di tiap perangkat jadi terasa kurang pas dan malah menyulitkan pengguna pada alat yang lebih kecil dan aktivasi cepat seperti iPhone dan Watch.
Ke depan, Apple tampaknya menempatkan harapan besar pada teknologi AR dan VR dimana seluruh dunia akan menjadi layar digital. Liquid Glass cocok untuk visi masa depan ini, tapi di saat ini banyak pengguna yang lebih butuh antarmuka sederhana dan fungsional. Jadi, desain ini menjadi kontroversial dan menimbulkan pertanyaan apakah Apple benar-benar paham kebutuhan setiap perangkat mereka.
Analisis Ahli
Jony Ive
Pendekatan desain yang konsisten penting, tapi harus mempertimbangkan konteks penggunaan tiap perangkat agar tidak mengorbankan kegunaan.John Gruber
Liquid Glass adalah langkah ambisius Apple, namun belum matang untuk perangkat yang mengandalkan kejelasan dan kecepatan akses informasi.Marques Brownlee
Visual yang menarik bukan segalanya; kenyamanan pengguna jauh lebih penting terutama di layar kecil seperti Apple Watch.

