Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Transformasi Citigroup: Potong Biaya, Genjot Efisiensi untuk Masa Depan Bank yang Lebih Kuat

Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
banking-and-financial-services (6mo ago) banking-and-financial-services (6mo ago)
15 Sep 2025
10 dibaca
2 menit
Transformasi Citigroup: Potong Biaya, Genjot Efisiensi untuk Masa Depan Bank yang Lebih Kuat

Rangkuman 15 Detik

Citigroup sedang dalam proses transformasi untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya.
Penghematan biaya di Citigroup diharapkan mencapai $2-2,5 miliar per tahun hingga 2026.
Wells Fargo menunjukkan keberhasilan dalam pengelolaan biaya dengan pengeluaran non-bunga yang menurun.
Citigroup, perusahaan perbankan besar, sedang menjalani perubahan besar untuk menjadi bank yang lebih efisien dan ramping. Mereka mengubah struktur organisasi dan cara bekerja agar lebih sederhana dan lebih cepat dalam mengambil keputusan. Tujuan utama mereka adalah memangkas biaya dan memudahkan proses supaya bank bisa lebih fokus pada strategi bisnisnya. Sebagai bagian dari perubahan ini, Citigroup telah mengumumkan pemotongan sekitar 20.000 pekerjaan hingga tahun 2026. Ini sekitar 8% dari total karyawan global mereka. Sampai saat ini, mereka sudah mengurangi lebih dari 10.000 karyawan. Perusahaan juga terus menggunakan teknologi seperti kecerdasan buatan untuk mengotomatiskan tugas yang selama ini masih dikerjakan secara manual. Meskipun upaya ini akan menekan keuntungan dalam waktu dekat, Citigroup yakin perubahan ini akan membuat bank menghasilkan keuntungan yang lebih kuat dan berkelanjutan setelah 2026. Mereka memperkirakan pengeluaran pada tahun 2025 adalah 53,4 miliar dolar AS, sedikit lebih rendah dari tahun sebelumnya. Pendapatan diperkirakan juga akan tumbuh sekitar 4-5% per tahun sampai 2026. Di sisi lain, dua saingan besar Citigroup, yaitu Bank of America dan Wells Fargo, juga mengambil langkah berbeda dalam mengelola biaya mereka. Bank of America masih meningkatkan biaya karena fokus pada investasi teknologi, sementara Wells Fargo berhasil menurunkan biaya dengan melakukan efisiensi dan penutupan cabang. Ini menunjukkan persaingan industri yang ketat dalam mengelola operasional dan pendapatan. Saham Citigroup sendiri menunjukkan kinerja yang sangat baik tahun ini dengan kenaikan 44,3%, mengalahkan rata-rata industri yang hanya 28,9%. Ditambah lagi, harga saham Citigroup dianggap relatif murah berdasarkan rasio harga terhadap laba yang lebih rendah dari rata-rata industri. Dengan demikian, banyak analis yang merekomendasikan saham Citigroup sebagai pilihan investasi yang bagus di tengah transformasi perusahaan.

Analisis Ahli

Analyst Zacks Investment Research
Citigroup memiliki potensi kenaikan laba signifikan pada 2025 dan 2026, didukung oleh langkah penghematan biaya dan peningkatan efisiensi operasional.