AI summary
Apple dan Google telah memperkenalkan charger dengan dukungan untuk protokol USB PD 3.2 AVS. Charger Apple hanya mampu mempertahankan daya maksimum 60W dalam waktu singkat. Teknologi AVS meningkatkan efisiensi dan kecepatan pengisian perangkat. Apple baru saja meluncurkan charger baru yang mendukung protokol USB PD 3.2 AVS, yang memungkinkan pengisian daya perangkat lebih cepat dan efisien. Namun, charger ini bukan yang pertama karena Google telah lebih dulu meluncurkan charger serupa yang juga mendukung protokol AVS.Teknologi AVS memungkinkan charger menyesuaikan voltase secara lebih rinci sesuai kebutuhan perangkat yang diisi daya. Hal ini membantu mempercepat proses pengisian tanpa menyebabkan panas berlebih atau kerusakan pada baterai perangkat seperti smartphone dan laptop.Meskipun Apple mengklaim charger mereka bisa memberikan daya maksimum 60W, charger ini hanya dapat mempertahankan output tersebut selama 18 menit saja. Setelah itu, daya turun menjadi 40W, sehingga charger hanya cocok untuk mengisi iPhone 17 dengan cepat, tetapi tidak ideal untuk laptop seperti MacBook Pro.Google menawarkan charger Pixel Flex Dual Port 67W dengan kemampuan AVS serupa, tetapi dengan fitur dual-port yang memungkinkan dua perangkat diisi secara bersamaan. Charger Google ini dijual dengan harga sekitar $59,99, sementara Apple menjual chargernya dengan harga $39.Diperkirakan produsen charger lain seperti Anker akan mengeluarkan charger USB PD 3.2 AVS yang kompatibel dalam waktu dekat, sehingga pengguna memiliki lebih banyak pilihan charger cepat dan efisien di pasar.
Perkembangan charger dengan AVS ini merupakan langkah maju yang signifikan untuk memenuhi kebutuhan pengisian daya cepat dengan aman dan efisien. Tetapi Apple tampaknya masih menguji coba kemampuan maksimalnya, sehingga belum memberikan solusi pengisian yang sepenuhnya optimal untuk semua perangkat seperti laptop kelas atas.