Alibaba Investasi 100 Juta Dolar Dorong Robot Humanoid X Square Robot dengan AI Canggih
Teknologi
Robotika
15 Sep 2025
288 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
X Square Robot telah mengumpulkan sekitar $280 juta dalam pendanaan untuk mengembangkan robot humanoid.
Teknologi AI di bidang robotika masih tertinggal dibandingkan dengan kemajuan AI generatif lainnya.
Perusahaan berencana untuk mengembangkan produk yang lebih terjangkau untuk meningkatkan adopsi konsumen.
X Square Robot, sebuah startup robotik humanoid yang berbasis di Shenzhen, berhasil mendapatkan pendanaan sekitar 100 juta dolar AS, dipimpin oleh Alibaba Group melalui Alibaba Cloud. Pendanaan ini bertujuan memperluas perannya di pasar robotika yang berkembang pesat seiring adopsi AI generatif yang semakin maju.
Sejak didirikan pada Desember 2023, X Square Robot sudah melalui delapan putaran pendanaan dengan total mencapai 280 juta dolar AS. Perusahaan ini sudah meraih pendapatan dari penjualan robot ke berbagai sektor seperti pendidikan, perhotelan, dan fasilitas perawatan lansia di beberapa negara.
Baru-baru ini, X Square Robot mengumumkan WALL-OSS, sebuah model AI terwujud end-to-end yang menggabungkan visi, bahasa, dan aksi untuk memberi robot kemampuan berinteraksi dan melaksanakan tugas dengan lebih kompleks dan mandiri.
Produk terbaru mereka, Quanta X2, menunjukkan kemampuan pembersihan dengan fitur robotisasi tangan canggih dan kemampuan mengenali tekanan halus. Harga robot humanoid saat ini sekitar 80.000 dolar AS, namun perusahaan menargetkan harga turun menjadi sekitar 10.000 dolar AS dalam waktu 3 hingga 5 tahun guna mempercepat adopsi oleh konsumen.
X Square Robot juga sedang mempersiapkan rencana penawaran umum perdana (IPO) dan memulai ekspansi internasional ke negara seperti Jepang dan Singapura. Meski AI di bidang robotik masih tertinggal dari AI generatif pada chatting dan coding, teknologi embodied AI diprediksi akan segera menyamai kemampuan AI seperti ChatGPT 3.5 dalam setahun ke depan.
Analisis Ahli
Yang Qian
AI untuk robot saat ini tertinggal dari generative AI dalam bidang chatting dan coding, tetapi embodied AI dengan kemampuan untuk persepsi dan tindakan fisik akan menjadi tolok ukur penting di masa depan teknologi robotik.