Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Amazon Diprediksi Tembus Saham 300 Dolar Dalam Dua Tahun Berkat AWS dan Iklan

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (6mo ago) investment-and-capital-markets (6mo ago)
15 Sep 2025
230 dibaca
2 menit
Amazon Diprediksi Tembus Saham 300 Dolar Dalam Dua Tahun Berkat AWS dan Iklan

Rangkuman 15 Detik

Amazon menunjukkan pertumbuhan yang kuat dalam pendapatan dan laba.
AWS dan layanan iklan menjadi fokus utama dalam strategi perusahaan.
Meskipun ada risiko, prospek jangka panjang untuk saham Amazon tetap positif.
Amazon menunjukkan kinerja yang kuat pada kuartal kedua tahun 2025, dengan pendapatan naik 13% menjadi 167,7 miliar dolar dan laba operasi melonjak 31% menjadi 19,2 miliar dolar. Pendapatan AWS dan layanan iklan tumbuh lebih cepat dari keseluruhan bisnis, mendorong margin yang lebih baik. AWS yang merupakan bisnis cloud terbesar di dunia, tumbuh 17,5% menjadi 30,9 miliar dolar dengan margin operasi sekitar 37%. Layanan iklan meningkat 23% menjadi 15,7 miliar dolar, menjadi pendorong baru pertumbuhan pendapatan dan laba Amazon yang lebih menguntungkan. Perubahan komposisi pendapatan Amazon ke arah bisnis dengan margin tinggi menunjukkan perbaikan efisiensi dan profitabilitas. Earnings per share (EPS) naik dari 4,18 dolar menjadi 6,55 dolar sepanjang 12 bulan terakhir, menandakan peningkatan kekuatan laba. Panduan perusahaan untuk kuartal berikutnya memperkirakan pendapatan antara 174 miliar dan 179,5 miliar dolar dengan laba operasi 15,5 hingga 20,5 miliar dolar. Proyeksi ini mencerminkan bisnis yang semakin efisien dan tumbuh meskipun menghadapi risiko dari investasi AI dan kondisi pasar global. Dengan asumsi pertumbuhan laba per saham sebesar 15% per tahun dan valuasi harga saham tetap sekitar 35 kali laba, saham Amazon berpotensi naik dari harga saat ini di kisaran 220-an dolar menjadi sekitar 300 dolar dalam dua tahun. Ini menunjukkan peluang investasi jangka menengah yang menarik dengan catatan risiko tetap diperhatikan.

Analisis Ahli

Daniel Sparks
Amazon akan terus tumbuh berkat keunggulan kompetitif di cloud dan periklanan, tetapi tekanan belanja modal AI dapat menambah volatilitas laba jangka pendek.