Waspadai Risiko Keamanan Data Saat Isi Daya di Tempat Umum
Teknologi
Keamanan Siber
13 Sep 2025
152 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Hindari menggunakan stasiun pengisian daya gratis di tempat umum.
Bawa pengisi daya dan kabel USB sendiri untuk keamanan perangkat.
Waspadai teknik juice jacking yang dapat mencuri data pribadi.
Banyak orang sering menggunakan fasilitas pengisian daya baterai di tempat umum seperti bandara, hotel, dan pusat perbelanjaan untuk mengisi daya ponsel mereka. Namun, FBI mengingatkan bahwa fasilitas ini bisa berbahaya karena bisa disusupi malware yang mencuri data pribadi pengguna.
Pelaku kejahatan cyber bisa memanfaatkan port USB di stasiun pengisian daya umum untuk menyebarkan software berbahaya yang dapat memantau aktivitas dan mencuri informasi seperti nama pengguna dan kata sandi.
FBI dan Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat memberikan peringatan agar masyarakat tidak sembarangan menggunakan fasilitas pengisian daya publik. Mereka menyarankan untuk membawa pengisi daya dan kabel USB pribadi serta lebih baik menggunakan stopkontak listrik dibanding port USB umum.
Risiko serangan ini dikenal dengan istilah 'juice jacking', di mana perangkat yang terhubung ke USB publik bisa dibajak dan datanya dicuri. Langkah preventif ini penting dilakukan untuk menjaga keamanan perangkat dan data pribadi.
Kesadaran dan kehati-hatian dalam menggunakan fasilitas pengisian daya sangat penting agar kita tidak menjadi korban pencurian data digital yang sulit disadari. Dengan terbiasa menggunakan alat sendiri dan menghindari pengisian daya bebas di publik, risiko tersebut bisa diminimalisir.
Analisis Ahli
Brian Krebs (Cybersecurity Journalist)
Penggunaan charger umum tanpa proteksi adalah pintu masuk mudah bagi penjahat siber untuk melakukan serangan malware dan mencuri data pengguna.Eva Galperin (Director of Cybersecurity at EFF)
Mengedukasi publik tentang risiko juice jacking serta menerapkan teknologi keamanan pada port USB publik sangat penting untuk mencegah pencurian dan pelacakan data.