Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

SEC Akan Perbarui Regulasi Kripto demi Inovasi Keuangan Digital Modern

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (6mo ago) cryptocurrency (6mo ago)
13 Sep 2025
235 dibaca
2 menit
SEC Akan Perbarui Regulasi Kripto demi Inovasi Keuangan Digital Modern

Rangkuman 15 Detik

Paul Atkins menyatakan bahwa crypto adalah masa depan dan SEC akan menetapkan aturan yang jelas untuk pasar crypto.
Proyek Crypto bertujuan untuk memfasilitasi inovasi keuangan dan melindungi investor.
Inovasi dalam kecerdasan buatan dan blockchain dapat mengubah cara pasar keuangan beroperasi.
Ketua SEC, Paul Atkins, mengumumkan rencana untuk memodernisasi aturan pasar keuangan di Amerika Serikat, khususnya yang berkaitan dengan aset kripto. Dalam pidatonya di Paris, ia menyatakan bahwa SEC tidak lagi akan menggunakan metode penegakan hukum yang bersifat ad hoc, tetapi akan membuat aturan yang jelas untuk token, kustodi, dan platform perdagangan. Ini bertujuan memberikan kepastian hukum bagi para pelaku pasar kripto agar dapat berinovasi dan berkembang. Atkins menegaskan bahwa sebagian besar token kripto tidak termasuk dalam kategori sekuritas, dan akan ada garis tegas yang membedakan aset kripto yang diawasi oleh SEC. Selain itu, para pengusaha akan diberikan kemudahan untuk mengumpulkan modal secara on-chain tanpa harus menghadapi ketidakpastian hukum berkepanjangan. Aturan baru juga akan mengatur platform yang menggabungkan perdagangan, peminjaman, dan staking di bawah satu lisensi. Proyek yang dinamakan 'Project Crypto' ini bertujuan untuk membuka jalan bagi munculnya sekuritas tokenized, kelas aset baru berbasis blockchain, dan perangkat lunak keuangan terdesentralisasi, dengan tetap menjaga perlindungan bagi investor. Atkins juga membahas konsep platform perdagangan 'super-app' dan mendesak agar inovasi finansial berbasis AI dan blockchain tetap bertumbuh di Amerika Serikat dan tidak pindah ke luar negeri. Selain isu kripto, Atkins juga menyinggung masalah pencatatan perusahaan asing, standar akuntansi, dan regulasi di Eropa yang dianggap memiliki masalah seperti 'double materiality'. Ia juga menyinggung pentingnya pendanaan yang stabil untuk International Accounting Standards Board (IASB) dan kemungkinan revisi kebijakan SEC terkait pengakuan IFRS tanpa rekonsiliasi dengan U.S. GAAP. Atkins menambahkan bahwa AI akan merevolusi pasar keuangan melalui konsep 'agentic finance', yaitu sistem otomatis yang dapat menjalankan perdagangan, mengelola risiko, dan mematuhi regulasi secara mandiri dengan kecepatan tinggi. Meski demikian, ia menekankan perlunya aturan yang masuk akal agar inovasi ini bisa terjadi tanpa ketakutan berlebihan dari regulator, sehingga AS bisa memimpin inovasi keuangan masa depan.

Analisis Ahli

Andreas M. Antonopoulos
Pendekatan regulasi SEC yang berfokus pada kepastian hukum dan inovasi bisa membuka jalan bagi pengembangan teknologi blockchain yang lebih luas dan inklusif di AS, walaupun tetap perlu diwaspadai agar regulasi tidak terlalu membatasi kebebasan inovasi.
Christine Lagarde
Mengharmonisasikan perlindungan investor dan inovasi teknologi sangat penting dalam menghadapi perubahan cepat dunia keuangan digital, dan SEC tampaknya mengadopsi pendekatan tersebut dengan baik, khususnya dalam kaitannya dengan proyek tokenisasi dan AI.