Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pasar IPO AS Bangkit Kembali dengan Proyeksi Positif di Tahun 2025

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (6mo ago) investment-and-capital-markets (6mo ago)
12 Sep 2025
135 dibaca
2 menit
Pasar IPO AS Bangkit Kembali dengan Proyeksi Positif di Tahun 2025

Rangkuman 15 Detik

Pasar IPO menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan proyeksi jumlah IPO yang meningkat.
Faktor-faktor seperti pasar saham yang kuat dan pemotongan suku bunga Fed mempengaruhi keputusan perusahaan untuk go public.
Sektor teknologi, termasuk AI dan crypto, diperkirakan akan mendominasi pasar IPO dengan potensi keberhasilan yang tinggi.
Pada tahun 2024, pasar IPO di Amerika Serikat mulai menunjukkan peningkatan dengan total 150 perusahaan yang melakukan penawaran umum perdana, mengumpulkan dana sebesar 29,6 miliar dolar AS. Meski jumlah ini meningkat lebih dari 50% dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah transaksi masih dianggap rendah jika dibandingkan dengan standar historis pasar modal AS. Memasuki tahun 2025, pasar IPO sempat mengalami perlambatan di awal tahun akibat kekhawatiran mengenai tarif perdagangan. Namun, memasuki musim gugur, pasar menunjukkan tanda-tanda kebangkitan kembali dengan lebih banyak perusahaan yang mempercepat rencana go public mereka. Renaissance Capital memperkirakan bahwa antara 40 hingga 60 IPO dapat terjadi pada sisa tahun 2025 dengan total penggalangan dana sekitar 10 miliar dolar AS. Jika perkiraan ini tercapai, total IPO untuk tahun ini akan mencapai 190 transaksi dengan nilai penggalangan sekitar 35 miliar dolar AS. ETF yang berfokus pada saham IPO seperti Renaissance IPO ETF dan First Trust US Equity Opportunities ETF menjadi pilihan menarik bagi investor yang ingin mendapatkan eksposur pada perusahaan baru dengan potensi pertumbuhan tinggi. Keduanya mencatat keuntungan yang signifikan sepanjang tahun 2025, masing-masing yaitu 18% dan 30%. Faktor utama yang mendorong pemulihan pasar IPO adalah penguatan pasar saham secara umum, potensi pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve, pertumbuhan ekonomi yang stabil, serta ledakan minat pada sektor teknologi tinggi seperti AI, fintech, dan crypto yang menarik minat investor besar.

Analisis Ahli

David Solomon
Pasar IPO akan kembali sibuk seperti terakhir kali pada Juli 2021, didukung oleh minat perusahaan yang ingin mempercepat rencana masuk pasar saham.