Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mengenal First Trust Growth Strength ETF: Pilihan Smart Beta untuk Investasi Large Cap Growth

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (6mo ago) investment-and-capital-markets (6mo ago)
12 Sep 2025
180 dibaca
2 menit
Mengenal First Trust Growth Strength ETF: Pilihan Smart Beta untuk Investasi Large Cap Growth

Rangkuman 15 Detik

FTGS menawarkan pendekatan smart beta untuk memilih saham dengan potensi kinerja yang lebih baik.
Rasio biaya yang lebih tinggi dapat mempengaruhi hasil investasi dibandingkan dengan ETF yang lebih murah.
Diversifikasi dalam portofolio FTGS membantu mengurangi risiko terkait perusahaan individu.
First Trust Growth Strength ETF (FTGS) adalah produk smart beta yang diluncurkan pada akhir Oktober 2022 dengan tujuan memberikan eksposur luas pada kategori Large Cap Growth di pasar saham Amerika Serikat. Berbeda dari ETF pada umumnya yang berbasis kapitalisasi pasar, FTGS menggunakan indeks Growth Strength yang menyaring saham berdasarkan karakteristik fundamental seperti likuiditas, ROE, utang jangka panjang, serta pertumbuhan pendapatan dan arus kas. Industri ETF saat ini didominasi oleh produk yang mengikuti indeks pasar dengan bobot kapitalisasi, yang cenderung menawarkan biaya rendah dan kinerja pasar yang transparan. Namun, bagi investor yang ingin melakukan pemilihan saham secara lebih selektif dan berharap mengungguli pasar, ETF smart beta seperti FTGS bisa menjadi alternatif menarik walaupun dengan biaya yang lebih tinggi. FTGS memiliki expense ratio 0,60%, lebih mahal dibandingkan ETF besar dan murah seperti Vanguard Growth ETF dan Invesco QQQ. Portofolio FTGS menempatkan alokasi terbesar ke sektor Teknologi Informasi sebesar 28,5%, dengan 51 saham yang secara efektif mendiversifikasi risiko terkait saham individu. Saham-saham unggulan seperti Arista Networks, Newmont Corporation, dan Monolithic Power Systems termasuk dalam sepuluh besar portofolio. ETF ini menunjukkan kinerja yang cukup baik dengan pertumbuhan sekitar 19,91% dalam 12 bulan terakhir dan memiliki beta 1,13, yang menunjukkan volatilitas sedikit lebih tinggi dari pasar. Meskipun FTGS menunjukkan potensi untuk mengungguli indeks kapitalisasi pasar dalam segmen Large Cap Growth, investor perlu mempertimbangkan biaya dan risiko volatilitas yang lebih tinggi. Alternatif lain yang lebih murah dan stabil adalah ETF berbasis kapitalisasi pasar seperti Vanguard Growth ETF (VUG) dan Invesco QQQ, yang juga menyediakan eksposur besar di segmen pertumbuhan saham dengan ukuran dana kelolaan yang jauh lebih besar. Secara keseluruhan, FTGS bisa menjadi pilihan yang menarik bagi investor yang menginginkan strategi investasi yang menggunakan filter fundamental untuk memilih saham unggulan di pasar Large Cap Growth. Namun, investor yang mengutamakan biaya rendah dan risiko moderat mungkin lebih baik memilih ETF kapitalisasi pasar tradisional sebagai pilihan investasi mereka.

Analisis Ahli

John Bogle
Investor sebaiknya fokus pada indeks berbasis kapitalisasi pasar karena efisiensi biaya dan kemudahan diversifikasi yang ditawarkan.
Robert Arnott
Smart beta bisa menjadi strategi yang efektif jika dirancang dengan metode pemilihan saham yang solid dan disiplin, seperti yang dilakukan oleh First Trust Growth Strength ETF.