Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mengapa Shiba Inu Tidak Mungkin Capai Harga Rp 16.70 ribu ($1) di 2026 Meski Ada Harapan

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
12 Sep 2025
127 dibaca
2 menit
Mengapa Shiba Inu Tidak Mungkin Capai Harga Rp 16.70 ribu ($1) di 2026 Meski Ada Harapan

AI summary

Shiba Inu mengalami penurunan nilai yang signifikan setelah lonjakan spekulatif.
Kebijakan pro-cryptocurrency dari Donald Trump dapat memberikan dampak positif untuk industri.
Matematika menunjukkan bahwa mencapai harga $1 per token untuk Shiba Inu tidak realistis.
Shiba Inu adalah cryptocurrency meme yang diciptakan pada tahun 2020 untuk bersaing dengan Dogecoin. Harganya melonjak sangat tinggi di tahun 2021, memungkinkan investasi kecil menjadi sangat besar. Namun, setelah itu harga turun tajam dan kini berada jauh di bawah puncaknya.Beberapa kebijakan pro-kripto dari pemerintahan Presiden Donald Trump menunjukkan dukungan terhadap industri ini secara umum. Penunjukan Paul Atkins sebagai kepala SEC diharapkan membawa regulasi yang lebih ramah bagi pengembang kripto. Ini bisa membuka peluang baru, tetapi belum cukup untuk menaikkan harga Shiba Inu secara signifikan.Untuk Shiba Inu mencapai harga $1 per token, secara matematis pasokan token harus dipangkas hingga sangat kecil. Ini berarti sebagian besar token harus dibakar, yang saat ini memerlukan waktu ribuan tahun dengan kecepatan pembakaran saat ini, sehingga target tersebut hampir mustahil.Hingga kini hanya sekitar 1.073 merchant yang mau menerima Shiba Inu sebagai pembayaran, angka yang sangat kecil dan jaringan Ethereum yang mahal membuatnya kurang ideal sebagai alat pembayaran. Volatilitas yang ekstrem juga menjadi hambatan besar untuk adopsi sebagai mata uang.Karena besar pasokan dan volatilitas tinggi, serta kurangnya penggunaan nyata, Shiba Inu belum membuktikan dirinya sebagai aset yang bisa menyimpan nilai. Investor disarankan untuk berhati-hati dan mempertimbangkan aset alternatif yang punya fundamental dan potensi lebih jelas.

Experts Analysis

Anthony Di Pizio
Shiba Inu tidak memiliki fundamental sebagai store of value dan pasar ingin token yang memberikan nilai lebih, bukan hanya hype. Pembakaran token saat ini terlalu lambat untuk mempengaruhi harga signifikan dalam waktu dekat.
Editorial Note
Shiba Inu saat ini lebih layak dianggap sebagai spekulasi jangka pendek daripada aset investasi jangka panjang, karena fundamental dan matematikanya sangat menantang untuk mendukung harga setinggi itu. Kebijakan pemerintah yang lebih ramah memang membantu regulasi, namun tanpa inovasi nyata dalam kasus penggunaan dan efisiensi jaringan, dampaknya terhadap harga token akan terbatas.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.