Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Google Cloud Dorong Kebangkitan Saham Alphabet dengan Backlog Kontrak Miliaran

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (6mo ago) artificial-intelligence (6mo ago)
12 Sep 2025
23 dibaca
2 menit
Google Cloud Dorong Kebangkitan Saham Alphabet dengan Backlog Kontrak Miliaran

Rangkuman 15 Detik

Google Cloud mengalami pertumbuhan signifikan berkat teknologi AI.
RPO yang tinggi menunjukkan potensi pendapatan masa depan Google Cloud.
Perusahaan besar mulai mengadopsi layanan Google Cloud untuk meningkatkan efisiensi operasional.
Tahun 2025 sempat menjadi masa sulit bagi Alphabet, perusahaan induk Google, terutama karena tekanan hukum yang memengaruhi performa sahamnya. Namun, pada musim panas, saham mereka melonjak tajam setelah hambatan hukum mulai mereda. Pendorong utama kenaikan ini adalah Google Cloud yang mencatat penjualan sebesar 13,6 miliar dolar AS pada kuartal kedua, tumbuh 32% dibanding tahun sebelumnya. Salah satu indikator penting yang menunjukkan prospek cerah Google Cloud adalah angka 'remaining performance obligation' atau RPO, yang naik tajam menjadi 106 miliar dolar AS. Angka ini menggambarkan nilai kontrak yang masih harus dilaksanakan dan memberikan gambaran ke depan terkait pendapatan yang akan diterima perusahaan. CEO Google Cloud, Thomas Kurian, menjelaskan bahwa lebih dari separuh RPO ini diperkirakan akan dikonversi menjadi pendapatan dalam beberapa tahun ke depan. Mereka juga mendapatkan pelanggan baru dan memperdalam hubungan dengan pelanggan lama, termasuk perusahaan besar seperti Home Depot, AES, dan Tyson Foods yang sudah mengandalkan teknologi AI dari Google Cloud dalam kegiatan sehari-hari. Google Cloud juga memanfaatkan kemajuan teknologi AI melalui model Gemini 2.5 yang mampu memproses 1 triliun token 20 kali lebih cepat dari pendahulunya. Berkat teknologi ini, Google dapat melayani lebih banyak pengembang dan perusahaan SaaS seperti Canva dan ServiceNow yang menggunakan model Gemini untuk operasi mereka, memberikan keunggulan kompetitif di pasar cloud global. Dengan pangsa pasar yang kini mencapai 13%, Google Cloud memperlihatkan pertumbuhan yang kuat dalam industri cloud yang didominasi oleh Amazon dan Microsoft. Kombinasi inovasi AI, backlog kontrak yang besar, dan penetrasi pasar yang meningkat membuat posisi Google Cloud semakin kokoh dan menjadi katalis utama yang menggerakkan kenaikan saham Alphabet.

Analisis Ahli

Thomas Kurian
Pertumbuhan backlog dan pelanggan baru yang terus bertambah membuktikan kekuatan strategi cloud kami yang kini berfokus pada AI dan inovasi teknis yang spesifik untuk kebutuhan pelanggan.
Jim Cramer
Google Cloud menunjukkan momentum positif dengan inovasi AI yang mendorong pertumbuhan pendapatan, membuat saham Alphabet lebih menarik ke depannya.