Aii Luncurkan Dana Hibah Untuk Percepat Dekarbonisasi Industri Tekstil
Sains
Iklim dan Lingkungan
11 Sep 2025
270 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Aii meluncurkan Deployment Gap Grant untuk mendukung dekarbonisasi di sektor tekstil.
Proyek yang didukung termasuk penggunaan energi terbarukan dan pengurangan emisi gas rumah kaca.
Model pendanaan kolaboratif dapat meningkatkan skala penerapan solusi dekarbonisasi dan mendukung lebih banyak proyek.
Industri tekstil menghadapi masalah dalam mengadopsi teknologi pengurangan karbon karena masa pengembalian investasi yang lama membuat banyak proyek terhenti. Untuk mengatasi ini, Aii merancang mekanisme Dana Hibah Deployment Gap yang dapat menjembatani kesenjangan tersebut dan memungkinkan pemasangan teknologi dekarbonisasi secara luas.
Aii menghabiskan 100 hari berdiskusi dengan para supplier dan merek untuk menetapkan teknologi dan proyek yang berhak menerima dana hibah, serta membuat sistem pelaporan yang diperlukan. Mereka juga mengajak brand untuk terlibat dalam pendanaan bersama yang mempermudah pelaksanaan dan memperbanyak proyek.
Sebagai bagian dari pilot program, Aii menggunakan dana awal sebesar Rp 16.70 ribu ($1.000) .000 melalui Fashion Climate Fund untuk mendukung beberapa proyek di India. Contohnya, Welspun akan memasang pompa panas berenergi terbarukan untuk mengganti ketergantungan pada energi fosil.
SRG juga akan mengurangi penggunaan energi uap dan beralih ke listrik dari solar PV serta energi terbarukan lainnya, sementara Trident Ltd akan menginstal pengering lumpur tenaga surya yang lebih hemat energi dan mendukung agenda elektrifikasi dan dekarbonisasi di India.
Aii berencana mengembangkan program ini menjadi mekanisme industri resmi pada tahun 2026 dengan prioritas pada retrofit proses yang hemat energi dan proyek elektrifikasi. Mereka berharap inisiatif ini akan menurunkan biaya teknologi hijau dan memperkuat komitmen global terhadap pengurangan emisi karbon.
Analisis Ahli
Dr. Rina Kartika (Ahli Energi Terbarukan)
Mekanisme Dana Hibah Deployment Gap adalah inovasi penting yang dapat mempercepat transisi energi di sektor tekstil yang selama ini sering terhambat oleh kendala ekonomi. Saya yakin pendekatan kolaboratif ini akan menjadi model bagi sektor lain yang menghadapi tantangan serupa.