4 Kebijakan Bank Sentral Bisa Dorong Harga Bitcoin Mencapai 150.000 USD
Finansial
Mata Uang Kripto
11 Sep 2025
138 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Kebijakan bank sentral dapat mempengaruhi harga Bitcoin secara signifikan.
Likuiditas yang lebih tinggi biasanya mendukung harga aset berisiko seperti Bitcoin.
Strategi investasi yang bijak, seperti dollar-cost averaging, dapat mengurangi risiko dan meningkatkan peluang keuntungan.
Bitcoin sangat dipengaruhi oleh likuiditas global yang dipengaruhi oleh keputusan suku bunga dan kebijakan pembelian aset oleh bank sentral di seluruh dunia. Saat uang lebih mudah diakses dan biaya memegang aset berisiko rendah, biasanya Bitcoin akan mendapat keuntungan terbesar.
Ada empat kebijakan utama yang sedang dipertimbangkan oleh bank sentral besar: Federal Reserve AS, European Central Bank, Bank of Japan, dan bank sentral lain di pasar maju seperti Swedia dan Selandia Baru. Kebijakan ini cenderung meningkatkan likuiditas yang pada akhirnya memberi dorongan positif pada Bitcoin.
Federal Reserve diperkirakan akan memotong suku bunga dan memperlambat laju pengurangan asetnya, yang akan meningkatkan cadangan bank dan menurunkan biaya memegang aset berisiko. ECB juga berpeluang memotong suku bunga lebih lanjut, yang bisa memperpanjang tren likuiditas global.
Bank of Japan masih fleksibel dalam memperbaiki kebijakan suku bunga dan pembelian obligasinya sehingga dapat bertindak berdasarkan kebutuhan untuk menstabilkan pasar. Selain itu, beberapa bank sentral lain di negara maju juga menunjukkan peluang pemotongan suku bunga untuk mendorong pertumbuhan jika ekonomi melemah.
Para analis menyarankan supaya investor yang ingin berinvestasi di Bitcoin memakai strategi dollar-cost averaging untuk mengurangi risiko dan tetap tercurah selama kebijakan global berubah, sementara juga mempertimbangkan saham unggulan seiring potensi pertumbuhan yang besar di sektor lain.
Analisis Ahli
Alex Carchidi
Menekankan pentingnya sistematisasi investasi melalui dollar-cost averaging untuk menghadapi ketidakpastian kebijakan bank sentral yang bisa menguatkan atau melemahkan Bitcoin.The Motley Fool Analyst Team
Merekomendasikan diversifikasi investasi dengan memilih saham-saham unggulan dibandingkan fokus penuh pada Bitcoin untuk potensi pengembalian yang lebih stabil dan besar.