Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Robot Humanoid Mulai Masuk Dunia Kerja, Apakah Akan Menggantikan Pekerjaan Manusia?

Teknologi
Robotika
InterestingEngineering InterestingEngineering
10 Sep 2025
171 dibaca
2 menit
Robot Humanoid Mulai Masuk Dunia Kerja, Apakah Akan Menggantikan Pekerjaan Manusia?

Rangkuman 15 Detik

Robot humanoid semakin dekat untuk menjadi bagian dari tenaga kerja di industri.
Adaptabilitas dan efisiensi tetap menjadi tantangan bagi robot humanoid dibandingkan dengan manusia.
Perusahaan perlu merencanakan dampak otomatisasi pada pekerjaan dan komunitas.
Robot humanoid yang dulu hanya ada dalam film dan laboratorium kini mulai banyak dikembangkan dan digunakan secara nyata oleh perusahaan-perusahaan besar seperti Amazon dan Tesla. Robot-robot ini dirancang menyerupai manusia agar dapat melakukan pekerjaan rutin dan berbahaya yang biasanya dilakukan manusia, sehingga manusia bisa fokus pada pekerjaan yang lebih aman dan kreatif. Berbagai negara dan perusahaan berlomba-lomba membuat robot humanoid yang bisa berjalan, mengambil benda, dan beradaptasi di lingkungan kerja. Contohnya Tesla dengan Optimus dan startup seperti Figure yang sudah mencoba robot mereka di pabrik. Bahkan di China dan Jepang, robot humanoid juga dikembangkan dengan harga yang lebih terjangkau dan untuk membantu perawatan lansia. Robot humanoid memiliki bagian mekanik yang berfungsi seperti otot dan sensor-sensor untuk melihat, mendengar, dan menjaga keseimbangan. Semua data ini kemudian diproses oleh komputer di dalam tubuh robot untuk membuatnya bisa bergerak dan melakukan tugas. Tapi baterai masih jadi masalah besar karena robot membutuhkan banyak energi untuk berjalan dan bekerja terus-menerus. Dibanding manusia, robot humanoid masih belum secepat dan sefleksibel manusia dalam mengerjakan pekerjaan yang beragam dan tidak terduga. Namun mereka unggul dalam mengangkat beban yang berat dan melakukan pekerjaan yang berulang dan berbahaya. Lingkungan kerja juga perlu diadaptasi agar robot bisa bekerja dengan baik, termasuk perawatan dan pengisian baterai. Meski ada kekhawatiran kehilangan pekerjaan akibat robot, saat ini humanoid lebih banyak bekerja bersama manusia dalam kolaborasi. Pekerjaan monoton dan berisiko akan diambil robot sementara manusia mengawasi dan menangani hal-hal rumit. Masa depan pekerjaan akan berubah, dan masyarakat serta perusahaan harus mempersiapkan diri menghadapi era kerja di mana manusia dan robot bekerja berdampingan.

Analisis Ahli

Hans Moravec
Robot humanoid akan memainkan peran penting dalam otomasi, tetapi tantangan energi dan adaptasi lingkungan membuat mereka belum bisa sepenuhnya menggantikan manusia dalam waktu dekat.
Rodney Brooks
Integrasi robot humanoid dalam pabrik dan layanan harus dilakukan dengan pendekatan kolaboratif, menggabungkan kekuatan manusia dan mesin untuk hasil optimal.