Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Apakah Waktu Tepat Beli Saham Snowflake Setelah Kenaikan 55%?

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (6mo ago) investment-and-capital-markets (6mo ago)
10 Sep 2025
143 dibaca
2 menit
Apakah Waktu Tepat Beli Saham Snowflake Setelah Kenaikan 55%?

Rangkuman 15 Detik

Snowflake menunjukkan pertumbuhan yang kuat dalam billings dan retensi pendapatan.
Model bisnis software-as-a-service memungkinkan pelanggan untuk meningkatkan pengeluaran mereka dari waktu ke waktu.
Meskipun biaya operasional tinggi, strategi agresif perusahaan dapat memberikan keuntungan jangka panjang.
Dalam enam bulan terakhir, harga saham Snowflake melonjak sebesar 55,3%, mencapai Rp 382.76 juta ($229,20) per saham. Kenaikan ini didorong oleh hasil kuartal yang kuat dan pertumbuhan pendapatan yang stabil, membuat banyak investor mempertimbangkan langkah selanjutnya untuk berinvestasi. Snowflake adalah perusahaan yang menyediakan platform data berbasis cloud yang memungkinkan organisasi mengonsolidasikan, menganalisis, dan berbagi data antar beberapa penyedia cloud. Pendekatan inovatif ini membuatnya semakin populer di kalangan perusahaan teknologi. Satu metrik penting yang diukur adalah billings atau uang tunai yang diterima dari pelanggan, yang mencapai Rp 18.37 triliun ($1,10 miliar) di kuartal kedua dengan pertumbuhan rata-rata tahunan 31,2%. Ini menandakan permintaan pelanggan yang kuat dan arus kas yang sehat bagi Snowflake. Selain itu, tingkat retensi pendapatan bersih pelanggan mencapai 126%, yang berarti pelanggan lama tidak hanya tetap menggunakan layanan Snowflake tetapi juga menghabiskan lebih banyak dari tahun ke tahun. Hal ini merupakan indikasi yang sangat positif untuk masa depan bisnis. Namun, Snowflake masih mencatat margin operasional negatif sebesar 37,4% karena investasi besar untuk memperluas pangsa pasar. Meski demikian, analis percaya perusahaan berpotensi mencapai profitabilitas saat skala bisnis bertambah, dan valuasinya saat ini berada pada 14,8 kali prediksi penjualan ke depan.

Analisis Ahli

Mary Meeker
Snowflake adalah contoh perusahaan teknologi yang mengutamakan pertumbuhan dan pangsa pasar dibandingkan profitabilitas jangka pendek, strategi yang biasa terjadi dalam industri cloud dan SaaS.
Ben Thompson
Net revenue retention yang tinggi menunjukkan produk Snowflake sangat resonan dengan pelanggan, menandakan potensi monetisasi jangka panjang yang kuat.