Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Proyeksi dan Tantangan Pendapatan AI Amazon dari Kerjasama Anthropic di 2025

Teknologi
Kecerdasan Buatan
YahooFinance YahooFinance
10 Sep 2025
108 dibaca
2 menit
Proyeksi dan Tantangan Pendapatan AI Amazon dari Kerjasama Anthropic di 2025

Rangkuman 15 Detik

Amazon memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan melalui AWS dan teknologi AI.
Kontribusi Anthropic terhadap pendapatan AWS masih dalam tahap awal dan menghadapi tantangan.
Hubungan antara AWS dan Anthropic perlu dipantau karena adanya persaingan di pasar AI.
Pada laporan terbaru, Barclays mempertahankan peringkat Overweight untuk saham Amazon.com dengan target harga Rp 459.25 juta ($275,00) . Fokus utama mereka adalah pada bagaimana Amazon Web Services (AWS) tumbuh dari beban kerja kecerdasan buatan (AI), terutama dengan kontribusi dari startup AI bernama Anthropic. Saat ini, Anthropic diperkirakan menambah sekitar 100 basis poin pada pertumbuhan AWS di kuartal kedua 2025. Namun, ketika layanan Claude 5 dan pendapatan terkait inference mulai beroperasi, kontribusi ini berpotensi naik hingga 400 basis poin per kuartal, selama sebagian besar pelatihan AI tetap dilakukan menggunakan Anthropic. Meski pendapatan dari Anthropic sudah cukup berarti bagi AWS, hubungan antara kedua perusahaan ini mulai terlihat kurang kokoh. Ada kekhawatiran bahwa beberapa pengguna beralih ke API OpenAI GPT-5, dan beberapa keluhan mengenai akses model Anthropic via AWS Bedrock, yang menunjukkan potensi keretakan dalam hubungan bisnis mereka. Fakta ini menjadi perhatian penting karena saat ini hanya beberapa laboratorium AI besar seperti OpenAI dan Anthropic yang mendominasi pendapatan AI untuk penyedia cloud besar seperti AWS. Hingga tahun 2025, adopsi AI di luar perusahaan besar ini masih belum meluas, yang berarti pasar AI masih terbatas dan penuh tantangan. Sebagai kesimpulan, meskipun Amazon memiliki potensi pertumbuhan dari AI, risiko terkait kemitraan dan kisaran adopsi AI yang masih sempit menjadi faktor yang penting untuk diperhatikan oleh investor sebelum mengambil keputusan.

Analisis Ahli

Ross Sandler
Menganggap AWS masih memiliki potensi pertumbuhan kuat dari AI dengan kontribusi Anthropic, tapi mengakui ketidakpastian dalam hubungan antara keduanya dan kompetisi dari OpenAI.