Google Perluas AI Mode ke 5 Bahasa Baru untuk Pencarian Lebih Canggih
Teknologi
Kecerdasan Buatan
09 Sep 2025
54 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
AI Mode Google kini mendukung lima bahasa baru, memperluas akses pengguna secara global.
Fitur agentic memungkinkan pengguna untuk melakukan reservasi restoran dan rencana lainnya.
Google berusaha menjadikan pengalaman pencarian berbasis AI sebagai default dalam waktu dekat.
Google mengumumkan bahwa layanan AI Mode, fitur pencarian yang didukung kecerdasan buatan, kini mendukung lima bahasa baru, yaitu Hindi, Indonesia, Jepang, Korea, dan Portugis Brasil. Sebelumnya, layanan ini hanya tersedia dalam bahasa Inggris dan terbatas di beberapa negara saja.
AI Mode pertama kali diluncurkan sebagai fitur eksperimental untuk pelanggan Google One AI Premium pada bulan Maret. Fitur ini menggunakan versi khusus dari model AI Gemini 2.5 yang memiliki kemampuan multimodal dan penalaran yang kuat.
Selain memperluas bahasa, Google juga menambahkan fitur agentic pada AI Mode yang memungkinkan pengguna melakukan reservasi restoran secara otomatis. Rencana lanjutan adalah menyediakan fitur untuk layanan lokal lainnya seperti janji temu dan pembelian tiket acara.
Fitur AI Mode dapat diakses melalui tab khusus di halaman hasil pencarian dan tombol di bilah pencarian. Google berencana menjadikan AI Mode sebagai pengalaman pencarian default dalam waktu dekat.
Meskipun ada kritik terkait fitur pencarian AI ini yang dianggap mengurangi klik ke situs web, Google membantah pernyataan tersebut. Mereka menekankan bahwa fitur ini justru meningkatkan cara pengguna mengeksplorasi informasi di web.
Analisis Ahli
Hema Budaraju
Ekspansi AI Mode ke bahasa baru memungkinkan pengguna mengakses pencarian yang lebih mendalam dan responsif sesuai kebutuhan lokal mereka.Logan Kilpatrick
Menjadikan AI Mode sebagai default pencarian akan mengubah cara pengguna berinteraksi dengan mesin pencari, membawa pencarian ke level yang lebih personal dan otomatis.