AI summary
Uber dan Momenta akan memulai pengujian robotaxi di Munich pada tahun 2026. Kendaraan akan dilengkapi dengan operator keselamatan manusia pada tahap awal pengujian. Kemitraan ini menunjukkan langkah signifikan dalam ekspansi teknologi kendaraan otonom di pasar Eropa. Uber bekerja sama dengan startup kendaraan otonom asal China, Momenta, akan memulai uji coba robotaxi di Munich, Jerman pada tahun 2026. Ini menjadi langkah pertama Uber dan Momenta secara publik di benua Eropa untuk layanan kendaraan otonom. Pada tahap awal, kendaraan akan dikemudikan dengan adanya operator keselamatan manusia di dalamnya untuk memastikan keamanan.Munich dipilih karena kota ini dikenal dengan warisan teknik dan ekosistem otomotif yang kuat di Jerman, negara yang telah lama memimpin industri otomotif global. Pilihan ini juga memperkuat posisi Jerman sebagai pusat inovasi teknologi mobil otonom di Eropa dengan dukungan dari perusahaan mobil besar dan kebijakan yang mendukung.Momenta adalah salah satu perusahaan kendaraan otonom tertua di China yang telah melakukan pengujian sejak 2018 dan memiliki teknologi bantuan pengemudi canggih yang sudah terpasang di ratusan ribu kendaraan di pasar global. Perusahaan ini kini berusaha membawa teknologi Level 4, di mana kendaraan dapat beroperasi tanpa intervensi manusia dalam kondisi tertentu, ke pasar Eropa.Persaingan di pasar Eropa semakin ketat, dengan Lyft yang juga berencana meluncurkan robotaxi bersama Baidu. Uber sendiri sudah menawarkan robotaxi Waymo di beberapa kota besar di Amerika Serikat serta bermitra dengan startup China lain seperti WeRide dan Pony.ai untuk pasar di Timur Tengah.Sebelum peluncuran layanan, Momenta harus mendapatkan izin sertifikasi dari regulator Jerman, yang mengatur standar keselamatan dan zona operasi kendaraan otonom. Keberhasilan uji coba ini bisa membuka peluang baru bagi pertumbuhan mobil otonom di Eropa serta memperluas penggunaan teknologi yang lebih aman dan efisien untuk transportasi umum.
Langkah Uber menggandeng Momenta sebagai mitra strategis di Eropa menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam teknologi kendaraan otonom untuk menghadapi regulasi ketat dan pasar yang kompleks. Namun, keberhasilan mereka sangat bergantung pada kemampuan memperoleh sertifikasi lokal dan kepercayaan dari konsumen terhadap keamanan robotaxi.