Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Snapchat Hadirkan AI Imagine Lens: Kreasi Gambar Baru Lewat Teks

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (6mo ago) artificial-intelligence (6mo ago)
08 Sep 2025
3 dibaca
2 menit
Snapchat Hadirkan AI Imagine Lens: Kreasi Gambar Baru Lewat Teks

Rangkuman 15 Detik

Imagine Lens adalah langkah baru Snapchat dalam menggunakan AI generatif untuk menciptakan konten yang lebih personal.
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk lebih berkreasi dengan gambar mereka menggunakan prompt teks.
Pengguna dapat mengeksplorasi berbagai konteks yang berbeda, tetapi relevansi sosial dari gambar-gambar ini masih dipertanyakan.
Snapchat baru saja memperkenalkan fitur baru bernama Imagine Lens yang memungkinkan pengguna membuat dan mengedit gambar menggunakan teknologi AI berdasarkan deskripsi teks yang mereka masukkan. Fitur ini melengkapi berbagai tools AI lainnya yang sudah ada dari platform seperti Meta dan TikTok. Perbedaan utama Imagine Lens dengan fitur AI sebelumnya, seperti Dreams Lens milik Snapchat, adalah pengguna bisa memasukkan sendiri kata kunci atau prompt gambar yang mereka inginkan. Ini membuat proses kreasi gambar jadi lebih bebas dan personal. Fitur ini saat ini hanya tersedia untuk pengguna yang berlangganan Lens+ dan Snapchat+ Platinum, jadi belum bisa diakses oleh semua pengguna Snapchat. Namun, ini merupakan langkah penting dalam menggabungkan AI generatif dalam aplikasi sosial. Meski fitur ini menarik dari sisi hiburan dan kreativitas, masih ada pertanyaan soal seberapa relevan penggunaan gambar AI yang tidak berdasarkan pengalaman nyata dalam konteks platform sosial seperti Snapchat. Penggunaan yang fokus pada costume atau gaya rambut mungkin lebih sesuai dan bermanfaat. Dengan semakin berkembangnya teknologi, ke depan fitur seperti Imagine Lens diprediksi akan semakin populer dan mungkin menjadi standar baru dalam berinteraksi dan mengekspresikan diri di media sosial, meski perlu perhatian agar tetap menjaga keaslian dan interaksi nyata antar pengguna.

Analisis Ahli

Andrew Ng
Teknologi AI generatif menyediakan peluang besar untuk personalisasi dalam pengalaman digital, tapi penting untuk menjaga keseimbangan antara kreativitas dan keaslian dalam interaksi sosial.
Kate Crawford
Penggunaan AI dalam media sosial harus dipertimbangkan dari sisi etika karena dapat mengaburkan batas antara kenyataan dan rekayasa, yang berpotensi merusak kepercayaan pengguna.