Bill Ackman Investasi Besar di Amazon dan Uber: Peluang dan Tantangan AI
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
07 Sep 2025
226 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Bill Ackman berambisi untuk menjadikan Howard Hughes sebagai perusahaan holding yang mirip Berkshire Hathaway.
Amazon dan Uber memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan berkat penggunaan kecerdasan buatan dan posisi pasar mereka.
Investasi di Amazon saat ini dianggap mahal, sementara valuasi Uber lebih menarik.
Bill Ackman, seorang investor ternama, sedang membangun perusahaan holding modern seperti Berkshire Hathaway milik Warren Buffett melalui Howard Hughes. Saat ini, sekitar 30% dari portofolionya ditempatkan pada dua saham teknologi besar, Amazon dan Uber, yang menunjukkan fokusnya pada perusahaan dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan potensi pertumbuhan jangka panjang.
Amazon adalah raksasa di bidang e-commerce, iklan digital, dan layanan cloud melalui Amazon Web Services (AWS). AWS adalah pemimpin pasar dengan pangsa sekitar 30% di sektor cloud, jauh lebih besar daripada pesaing utamanya. Perusahaan ini menggunakan AI untuk mengoptimalkan berbagai aspek bisnisnya termasuk pengelolaan inventaris dan efisiensi pengiriman.
Uber mengoperasikan platform ride-sharing terbesar di dunia dan juga merupakan pemain utama dalam pengantaran makanan. Mereka memanfaatkan ekosistem pengguna yang besar untuk menawarkan layanan secara terintegrasi di aplikasi mereka. Uber juga aktif mengembangkan layanan robotaksi bekerja sama dengan beberapa perusahaan teknologi kendaraan otonom.
Kinerja keuangan kedua perusahaan cukup positif dengan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang meningkat. Amazon mengalami kenaikan pendapatan hingga 13% dan Uber naik 18% di kuartal terakhir, dengan kenaikan laba bersih masing-masing 33% dan 34%. Ini menunjukkan kekuatan dan daya tahan bisnis mereka meskipun menghadapi tantangan ekonomi global.
Walau valuasi Amazon saat ini terbilang mahal dengan rasio P/E sebesar 35, peluang pertumbuhan jangka panjang masih ada terutama di bidang cloud dan AI. Uber memiliki valuasi yang lebih menarik dengan P/E sebesar 16 dan potensi besar di pasar kendaraan otonom. Investor disarankan untuk mempertimbangkan penempatan investasi dengan bijak dan bertahap.
Analisis Ahli
Ryan Israel
Percaya bahwa Amazon dapat mengatasi tantangan di layanan cloud dan dampak tarif pada bisnis ritel tidak signifikan.Dara Khosrowshahi
Meyakini teknologi kendaraan otonom akan menciptakan peluang pasar triliunan dolar, dan Uber berada di posisi unggul dengan platform terbesarnya.