Hakim Izinkan Google Terus Bayar Apple, Dominasi di Pasar Pencarian Makin Kuat
Teknologi
Kecerdasan Buatan
06 Sep 2025
2 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Hubungan keuangan antara Apple dan Google sangat kompleks dan saling menguntungkan.
Keputusan hakim Mehta dapat memperkuat dominasi kedua perusahaan di pasar pencarian dan AI.
Persaingan di pasar pencarian mulai terlihat dengan munculnya perusahaan AI baru, meskipun dominasi Google tetap kuat.
Pengadilan di Amerika Serikat baru-baru ini memutuskan bahwa pembayaran yang dilakukan Google kepada Apple agar menjadi mesin pencari default di aplikasi Safari boleh tetap berlanjut. Pembayaran ini sangat besar, mencapai sekitar 15% dari keuntungan tahunan Google, dan telah berlangsung selama hampir dua dekade, memberikan keuntungan besar bagi kedua perusahaan teknologi raksasa tersebut.
Eddy Cue, eksekutif Apple yang bertanggung jawab atas layanan perusahaan, memberikan kesaksian yang meyakinkan hakim bahwa melarang pembayaran tersebut akan berdampak negatif serius terhadap inovasi produk Apple dan pendapatan perusahaan. Hakim Amit Mehta setuju bahwa larangan tersebut bisa menyebabkan 'efek yang melumpuhkan' pada perusahaan penerima pembayaran, termasuk Apple.
Selain itu, hakim melihat bahwa munculnya perusahaan-perusahaan AI generatif seperti OpenAI dan Perplexity menunjukkan adanya persaingan yang mulai tumbuh di pasar pencarian. Oleh karena itu, hakim merasa pembatasan pembayaran sangat drastis ketika inovasi baru di bidang AI sedang berkembang pesat.
Namun, banyak pengamat dan pesaing Google menilai perjanjian ini menghambat persaingan nyata, karena Apple dan Google telah menjalin kerja sama yang kuat dan menguntungkan yang sulit disaingi oleh perusahaan lain. Keputusan ini membuka jalan bagi mereka untuk memperdalam integrasi AI Google, seperti Gemini, ke dalam produk Apple, yang berpotensi memperkuat dominasi mereka.
Keputusan pengadilan juga membuat posisi distribusi OpenAI melalui Apple menjadi kurang kuat, mengingat Apple tidak ingin mengorbankan pendapatan besar dari Google. Hal ini kemungkinan akan memperkuat monopoli Google dan Apple dalam pasar pencarian dan AI untuk waktu yang akan datang.
Analisis Ahli
Margrethe Vestager
Pembayaran default seperti ini biasanya menghambat persaingan dan bisa memperkuat posisi dominan perusahaan besar dengan membatasi pilihan konsumen.Tim Wu
Hubungan ekonomi eksklusif antara dua perusahaan bisa dibilang strategi anti-persaingan yang perlu ditinjau ulang demi menjaga ekosistem teknologi yang sehat.

