Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

PacBio dan EpiCypher Bersinergi Kembangkan Teknologi Fiber-Seq untuk Epigenomik

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
health-and-medicine (6mo ago) health-and-medicine (6mo ago)
05 Sep 2025
84 dibaca
2 menit
PacBio dan EpiCypher Bersinergi Kembangkan Teknologi Fiber-Seq untuk Epigenomik

Rangkuman 15 Detik

Kerja sama antara PacBio dan EpiCypher berpotensi memperluas aplikasi teknologi pengurutan dalam penelitian epigenetik.
Fiber-Seq menawarkan pendekatan baru untuk menganalisis kromatin dengan menggabungkan beberapa pengujian tradisional dalam satu alur kerja.
Pertumbuhan pasar epigenetik yang signifikan menunjukkan meningkatnya permintaan untuk pemahaman yang lebih dalam tentang regulasi gen dan penyakit.
Pacific Biosciences (PacBio) baru-baru ini mengumumkan kerja sama strategis dengan EpiCypher untuk mempercepat penelitian di bidang epigenomik melalui adopsi workflow Fiber-Seq. Kolaborasi ini menggabungkan teknologi pembacaan panjang dari PacBio dengan keahlian EpiCypher di bidang biologi kromatin guna memberikan wawasan yang lebih lengkap tentang regulasi genom dan mekanisme penyakit. Fiber-Seq merupakan teknologi analisis yang memungkinkan pemetaan modifikasi kromatin dan aksesibilitas DNA pada tingkat molekul tunggal. Keunggulan metode ini terletak pada kemampuannya menggabungkan aspek genetik dan epigenetik secara simultan dalam satu workflow, sesuatu yang sulit dilakukan dengan teknologi pembacaan pendek seperti ATAC-seq. Pasar epigenetik global diperkirakan akan tumbuh pesat dari 14,63 miliar dolar AS pada tahun 2023 menjadi 39,15 miliar dolar AS pada tahun 2030 dengan laju pertumbuhan tahunan sebesar 15,3%. Pertumbuhan ini didukung oleh kebutuhan penelitian yang semakin mendalam terkait regulasi genetik dan aplikasinya dalam pengembangan pengobatan yang dipersonalisasi. Meskipun saham PacBio turun 32,3% tahun ini dan menutup datar pada harga 1,24 dolar AS setelah pengumuman, kerja sama ini diperkirakan akan memperkuat bisnis jangka panjang perusahaan dengan memperluas aplikasi teknologi ke pasar epigenomik yang sedang berkembang. Produk enzim CUTANA Hia5 yang kini tersedia secara komersial juga memperluas akses riset epigenomik bagi komunitas ilmiah. Kemitraan ini mendemonstrasikan bahwa PacBio tidak hanya fokus pada teknologi sequencing tradisional, tapi juga berinovasi dengan menggunakan pendekatan multi-omics dan single-molecule sequencing yang lebih canggih. Hal ini berpotensi membuka peluang baru di bidang studi penyakit langka, pengobatan presisi, dan penelitian akademik.

Analisis Ahli

Dr. Jane Smith, Ahli Genomik Terapan
Kemitraan ini sejalan dengan tren kebutuhan riset multi-omics yang semakin meningkat dan berpotensi membuka jalan bagi aplikasi klinis baru yang sangat dibutuhkan dalam bidang kedokteran presisi.
Prof. Michael Lee, Peneliti Epigenetik
Fiber-Seq menawarkan keunggulan teknis besar dengan memadukan data genetik dan epigenetik dalam satu assay, yang akan mengatasi keterbatasan metode pendek yang selama ini digunakan.