AI summary
MSI Claw 8 adalah handheld gaming PC yang menawarkan performa dan daya tahan baterai yang sangat baik. Peningkatan driver dan optimasi dari MSI dan Intel menjadikan Claw 8 kompetitif di pasar handheld gaming. Pengalaman menggunakan Windows 11 di handheld masih memiliki beberapa masalah, meskipun ada beberapa perbaikan dari MSI. Pada awalnya, handheld gaming PC MSI dan Intel generasi pertama dianggap gagal dan memalukan oleh penulis hingga membuat hubungan komunikasi antara penulis dan MSI terputus. MSI dipandang memiliki produk yang tidak pantas dibeli karena berbagai masalah performa dan pengalaman pengguna.Namun, pembaruan terbaru MSI Claw 8 AI Plus menunjukkan peningkatan performa yang signifikan, bahkan mampu dua kali lebih cepat dibandingkan model awal. Selain itu, perangkat ini memiliki daya tahan baterai terbaik di antara handheld gaming Windows, mampu bertahan hampir 4 jam dalam beberapa game dengan pengaturan rendah.Meskipun menjalankan Windows 11 yang dikenal penuh iklan dan masalah seperti ketidakmampuan untuk tidur dengan baik, MSI berhasil mengurangi gangguan tersebut lewat peningkatan sistem dan integrasi dengan Xbox Game Bar. Namun, fitur AI untuk menyesuaikan performa otomatis masih belum efektif dan tidak menjadi nilai jual utama.Desain hardware Claw 8 juga membaik dengan ukuran yang besar, namun ergonomis, memiliki layar 8 inci yang cerah, dan distribusi bobot yang nyaman untuk digenggam. Penulis merasa lebih menyukai bermain di Claw 8 dibandingkan Asus ROG Ally X dan Lenovo Legion Go S, berkat performa dan pengalaman visual yang lebih baik.Walaupun MSI berhasil membuat handheld gaming yang kuat dan hemat daya, harga USD 1,000 dan kedatangan Xbox Ally dengan OS baru pada bulan Oktober dapat menjadi tantangan besar untuk mempertahankan posisi teratas di pasar handheld gaming Windows.
MSI berhasil mengubah kesan buruk awal dengan update dan perbaikan yang signifikan, membuktikan bahwa produk handheld gaming kelas atas harus terus berinovasi dalam hal performa dan kenyamanan penggunaan. Namun, ketergantungan pada Windows 11 menjadi kelemahan utama yang menghambat pengalaman pengguna optimal, terutama bagi yang mengandalkan mode hemat baterai dan kestabilan sistem untuk penggunaan mobile jangka panjang.