Waspada Penipuan Lowongan Kerja Palsu di Dunia Kripto oleh Peretas Korea Utara
Teknologi
Keamanan Siber
05 Sep 2025
100 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Penipuan lowongan kerja di industri kripto semakin meningkat, dengan modus operandi yang canggih.
Korea Utara dituduh terlibat dalam skema penipuan ini, menargetkan individu di sektor blockchain.
Perusahaan perlu lebih waspada dan melakukan tindakan proaktif untuk melindungi calon pelamar dari penipuan.
Penipuan lowongan kerja yang menargetkan industri mata uang kripto kini semakin marak, dengan modus para peretas dari Korea Utara yang menyamar sebagai perekrut resmi. Mereka menghubungi korban melalui LinkedIn dan Telegram menawarkan pekerjaan di perusahaan blockchain dan kripto terkenal, untuk mengelabui korban agar mengikuti proses rekrutmen palsu.
Mereka meyakinkan korban dengan beragam janji dan meminta korban untuk mengikuti tes keterampilan serta merekam video wawancara yang ternyata digunakan untuk maksud jahat. Beberapa korban yang percaya akhirnya kehilangan aset mata uang kripto senilai ribuan dolar setelah dompet digital mereka dibobol oleh para penipu.
Perusahaan seperti Robinhood dan Kraken sudah mengetahui adanya praktik penipuan ini dan berupaya menutup domain situs web dan akun palsu yang digunakan oleh para peretas. Namun, sulit bagi perusahaan untuk sepenuhnya mengawasi karena siapa saja bisa mengaku sebagai perekrut tanpa verifikasi yang ketat.
Investigasi lebih lanjut oleh perusahaan keamanan siber menemukan bahwa operasi ini dikaitkan dengan kelompok peretas Korea Utara yang sebelumnya dikenal. Mereka menggunakan alamat IP dan email yang telah terhubung dengan aktivitas peretasan Korea Utara untuk menjalankan kampanye penipuan tersebut secara global.
Kasus ini memperingatkan setiap individu yang bergerak di dunia kripto agar lebih waspada terhadap tawaran lowongan kerja yang mencurigakan dan selalu memverifikasi kebenaran informasi yang diterima. Edukasi dan kewaspadaan adalah kunci utama mencegah kerugian lebih besar di masa depan.
Analisis Ahli
Aleksandar Milenkoski
Kelompok penipu ini menargetkan jangkauan yang luas dan menggunakan taktik yang terstruktur untuk meraup aset mata uang kripto secara sistematis.Nick Percoco
Perusahaan kesulitan mengawasi penipuan ini karena mudah bagi siapa saja berpura-pura sebagai perekrut, sehingga edukasi dan pelaporan menjadi langkah penting.
