AI summary
Coinbase mengintegrasikan AI secara signifikan dalam operasionalnya. Kritik terhadap Coinbase terkait etika dan kepatuhan hukum terus muncul. Brian Armstrong mendorong budaya kerja yang berfokus pada penggunaan teknologi AI di dalam perusahaan. Coinbase, bursa kripto terbesar di Amerika Serikat, mengumumkan bahwa 40% dari kode yang mereka hasilkan setiap hari sudah menggunakan kecerdasan buatan (AI). CEO Brian Armstrong menyatakan bahwa mereka menargetkan penggunaan AI lebih dari 50% pada bulan Oktober. Meskipun ada manfaat efisiensi, setiap kode yang dibuat AI tetap harus diperiksa ulang oleh manusia untuk menjaga kualitas dan keamanan.Brian Armstrong sendiri sangat mendukung penggunaan AI dan bahkan mewajibkan insinyur di perusahaan untuk menggunakan teknologi ini dalam pekerjaan mereka. Mereka membeli lisensi untuk GitHub Copilot dan Cursor agar proses pengkodean menjadi lebih cepat dan efisien. Namun, ketika beberapa insinyur menolak dan tidak mau beradaptasi dengan AI, Armstrong memilih untuk memecat mereka.Coinbase bukan hanya bursa kripto, tetapi juga bertindak sebagai kustodian aset kripto milik pemerintah Amerika Serikat. Pada Juli 2024, US Marshals Service menunjuk Coinbase sebagai pengelola aset kripto mereka. Peran penting ini membuat keamanan dan kepercayaan menjadi hal yang sangat krusial bagi perusahaan.Molly White, seorang skeptis kripto yang terkenal, mengkritik keras langkah Coinbase terutama terkait dengan donasi sebesar 45,5 juta dolar AS ke sebuah komite aksi politik yang mendukung kripto. Ia menuduh Coinbase melanggar undang-undang kampanye keuangan federal karena perusahaan tersebut adalah kontraktor pemerintah, tuduhan yang dibantah oleh Coinbase.Armstrong berambisi mengubah seluruh tenaga kerja Coinbase menjadi 'AI-Natives,' yakni orang-orang yang sangat mahir dan nyaman menggunakan AI dalam kegiatan sehari-hari mereka. Langkah ini dianggap bagian dari transformasi besar perusahaan untuk tetap kompetitif di dunia teknologi finansial yang selalu berubah.
Penerapan AI secara agresif oleh Coinbase menunjukkan tekad kuat mereka untuk menjadi pelopor teknologi di sektor kripto, meskipun berisiko mengganggu budaya kerja dan menimbulkan kontroversi. Namun, jika tidak dikelola dengan hati-hati, ketergantungan berlebihan pada AI bisa memicu masalah dalam validasi kode dan integritas keamanan platform yang sangat sensitif.