SEC Umumkan Pelonggaran Regulasi Kripto untuk Integrasi Ekonomi Digital AS
Finansial
Mata Uang Kripto
04 Sep 2025
182 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
SEC berkomitmen untuk melonggarkan regulasi crypto.
Inisiatif 'Project Crypto' bertujuan untuk memberikan aturan yang jelas.
Kolaborasi antara SEC dan CFTC dapat mempercepat integrasi aset crypto ke dalam pasar tradisional.
Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) merilis agenda aturan terbaru pada Kamis yang menekankan pelonggaran regulasi sektor kripto. Hal ini menunjukkan perubahan pendekatan pemerintah dalam menyambut perkembangan aset digital serta menyelaraskannya dengan ekonomi konvensional di AS.
Sekitar 20 aturan baru diusulkan, separuhnya berfokus pada kripto, dengan nilai pasar aset digital mencapai 3,8 triliun dolar AS dibandingkan total pasar modal AS sebesar 120 triliun dolar AS. Ketua SEC, Paul Atkins, menekankan pentingnya aturan yang jelas agar pasar kripto dapat berkembang dengan pengawasan yang tepat.
Salah satu aturan utama yang diusulkan adalah penciptaan aturan terkait penerbitan dan penjualan aset kripto, termasuk pengecualian dan perlindungan hukum tertentu. Proyek ini merupakan bagian dari inisiatif 'Project Crypto' yang bertujuan membuat regulasi yang lebih modern dan sesuai dengan teknologi baru.
SEC juga berencana mengubah interpretasi dari Securities Exchange Act tahun 1934 agar memungkinkan perdagangan aset kripto di bursa efek AS. Bersama CFTC, mereka mendorong bursa tradisional untuk mempertimbangkan listing aset kripto spot guna memperluas opsi investasi.
Ke depannya, SEC dapat mengubah definisi dasar kata broker dan dealer serta memberikan pengecualian untuk aturan tanggung jawab keuangan broker-dealer dalam konteks kripto. Ini merupakan langkah penting untuk menyesuaikan regulasi lama dengan kemajuan teknologi keuangan.
Analisis Ahli
Paul Atkins
Langkah ini adalah prioritas utama untuk membawa kejelasan dan stabilitas pada ekosistem aset kripto yang berkembang pesat.Ray Dalio
Pengungkapan saya tentang Bitcoin berkaitan dengan risiko ekonomi makro, dan regulasi SEC bisa menjadi penopang stabilitas pasar tersebut.