Bluetti Luncurkan Power Station dengan Baterai Natrium-Ion Tahan Dingin Ekstrem
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
04 Sep 2025
211 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Bluetti meluncurkan stasiun daya portabel pertama dengan baterai sodium-ion.
FridgePower adalah solusi kompak untuk menjaga kulkas tetap berfungsi saat pemadaman listrik.
Baterai sodium-ion menawarkan keunggulan dalam suhu ekstrem meskipun memiliki beberapa kekurangan dibandingkan baterai lithium.
Bluetti memperkenalkan Pioneer Na di pameran IFA 2025, power station portabel pertama yang memakai baterai natrium-ion berkapasitas 900Wh. Baterai ini dirancang agar tahan dipakai dalam suhu sangat dingin, hingga -25 derajat Celsius, sesuatu yang sulit dicapai baterai lithium iron phosphate (LFP).
Power station ini mampu mengeluarkan daya hingga 1.500 watt dan menerima input solar hingga 500 watt. Meski ukurannya lebih besar dan berat dibandingkan power station LFP lain, Pioneer Na menawarkan keunggulan dalam suhu dingin dan efisiensi bahan tanpa logam langka seperti kobalt.
Selain Pioneer Na, Bluetti juga meluncurkan FridgePower, power station yang sangat tipis dan didesain untuk ditempatkan di samping kulkas. Kapasitasnya cukup untuk menjaga kulkas tetap menyala selama hampir 24 jam saat mati listrik, dengan output mencapai 1.800 watt.
FridgePower bisa diperluas daya dan kapasitasnya dengan tambahan expansion pack sehingga total kapasitas bisa mencapai 8.000 Wh. Namun, Bluetti belum mengungkap jenis baterai apa yang dipakai untuk produk ini, tapi dipastikan bukan baterai natrium-ion.
Produk ini akan mulai dijual secara global pada Oktober dan November 2025 dengan harga yang belum diumumkan. Ini menunjukkan Bluetti terus berusaha mengembangkan teknologi baterai ramah lingkungan dan mampu menghadapi tantangan iklim ekstrim.
Analisis Ahli
Dr. Ir. Ahmad Ramadhan, ahli energi terbarukan
Penggunaan natrium-ion merupakan langkah inovatif yang bisa mengurangi ketergantungan pada logam langka dan meningkatkan ketahanan baterai di suhu rendah. Namun, tantangan besar masih ada dalam hal efisiensi produksi dan skala besar pemasaran.

