Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Nvidia Kuasai 94% Pasar GPU Global, Saham Diprediksi Naik Lagi

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (6mo ago) artificial-intelligence (6mo ago)
04 Sep 2025
8 dibaca
2 menit
Nvidia Kuasai 94% Pasar GPU Global, Saham Diprediksi Naik Lagi

Rangkuman 15 Detik

Nvidia mendominasi pasar GPU dengan pangsa pasar 94%, menunjukkan kekuatan di sektor AI.
Analis Wall Street tetap optimis terhadap prospek saham Nvidia meskipun ada penurunan harga baru-baru ini.
Permintaan yang tinggi untuk GPU terus berlanjut, didorong oleh aplikasi data-intensif dan AI.
Nvidia berhasil menguasai 94% penjualan unit GPU di seluruh dunia pada kuartal kedua 2025, menurut laporan Jon Peddie Research. Total 11,6 juta GPU terjual secara global, meningkat sekitar 27% dari kuartal sebelumnya, menandakan kenaikan permintaan yang kuat terutama dari aplikasi kecerdasan buatan dan beban kerja data intensif. Salah satu faktor pendorong kenaikan penjualan ini adalah persiapan pembeli menghadapi perkiraan kenaikan tarif yang akan mempengaruhi harga barang. Meskipun harga saham Nvidia turun lebih dari 8% dari puncak Agustus, laporan ini mengonfirmasi posisi dominan Nvidia di pasar teknologi chip AI yang sedang berkembang pesat. Persaingan dari Advanced Micro Devices (AMD) dan Intel terlihat sangat kecil, sehingga memberikan Nvidia kekuatan harga dan margin keuntungan yang kuat. Pangsa pasar ini juga posisi Nvidia yang kuat untuk menghadapi gangguan terkait tarif dan rantai pasok yang tidak stabil. Analis dari Bank of America, Vivek Arya, mempertahankan rekomendasi beli untuk saham Nvidia dengan target harga Rp 3.67 juta ($220) , memperkirakan potensi kenaikan 30% lebih lanjut dalam semester kedua 2025. Arya juga melihat peluang dari strategi AI PC Nvidia yang mungkin melibatkan CPU mandiri atau kemitraan strategis. Konsensus analis di Wall Street juga menganggap saham Nvidia layak dimiliki meskipun sudah mengalami kenaikan pesat dalam beberapa bulan terakhir. Rating konsensus saat ini adalah 'Strong Buy' dengan target harga rata-rata sekitar Rp 3.51 juta ($210) , menunjukkan potensi kenaikan hampir 25% dari harga saat ini.

Analisis Ahli

Vivek Arya
Dominasi Nvidia dalam AI sangat sulit digeser dan keuangan perusahaan tetap kokoh, dengan potensi pertumbuhan yang signifikan dari produk baru seperti Blackwell dan strategi AI PC.