AI summary
U.S. Bancorp kembali menawarkan layanan kustodi bitcoin setelah perubahan regulasi. GENIUS Act memberikan kerangka kerja baru untuk stablecoin yang menarik minat bank-bank besar. Perubahan dalam regulasi crypto menciptakan peluang baru bagi institusi keuangan untuk terlibat dalam pasar digital. U.S. Bancorp, sebuah bank besar di Minneapolis, baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka telah melanjutkan layanan kustodi bitcoin yang sebelumnya dihentikan. Penghentian tersebut terjadi karena adanya panduan regulasi dari SEC pada masa pemerintahan Biden yang mengharuskan aset kripto dilaporkan sebagai liabilitas di neraca bank. Panduan ini membuat beban modal bank meningkat yang akhirnya mengurangi keuntungan dari layanan tersebut.Setelah panduan SEC ini dibatalkan pada awal pemerintahan Trump, U.S. Bancorp memutuskan untuk kembali menawarkan layanan kustodi bitcoin. Kali ini, mereka juga memperluas layanan dengan memasukkan produk bitcoin exchange-traded funds (ETF). NYDIG masih bertindak sebagai sub-kustodian bitcoin sedangkan U.S. Bancorp berperan sebagai penghubung utama dengan klien institusional.Kongres Amerika Serikat juga mengesahkan GENIUS Act pada Juli, yang menyediakan kerangka regulasi untuk stablecoin. Presiden Trump dengan cepat menandatangani undang-undang tersebut, menandai dukungan pemerintah terhadap perkembangan industri kripto. Hal ini membuat bank-bank besar lain tertarik untuk mengembangkan stablecoin sebagai alat pembayaran digital.CEO U.S. Bancorp, Gunjuan Kedia, menyatakan bahwa banknya siap untuk menguji coba stablecoin sendiri dan memasukkan teknologi ini ke dalam bisnis pembayaran mereka. Namun, ia memperingatkan bahwa teknologi dan struktur pasar untuk stablecoin masih perlu disempurnakan sehingga dampak finansial yang signifikan belum terlihat dalam waktu dekat.Secara keseluruhan, U.S. Bancorp berada di garis depan bank-bank yang mengadopsi aset digital sambil menunggu perkembangan lebih lanjut di bidang teknologi dan regulasi. Layanan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan manajer investasi institusional yang mencari solusi aman untuk menyimpan dan mengelola bitcoin dan produk kripto lainnya.
Kebijakan regulasi yang lebih lunak membuka peluang bagi bank-bank besar untuk memasuki pasar kripto secara lebih agresif, terutama dengan layanan kustodi yang menawarkan keamanan dan kepatuhan. Namun, ketidaksiapan teknologi dan struktur pasar yang kompleks masih menjadi tantangan signifikan untuk implementasi stablecoin secara luas dalam waktu dekat.