Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Cara Gen Z Mengakali Kenaikan Harga Mobil akibat Tarif Baru

Finansial
Perencanaan Keuangan
YahooFinance YahooFinance
03 Sep 2025
138 dibaca
2 menit
Cara Gen Z Mengakali Kenaikan Harga Mobil akibat Tarif Baru

Rangkuman 15 Detik

Gen Z mencari cara kreatif untuk memiliki mobil meskipun ada tantangan harga.
Loyalitas merek tidak terlalu penting bagi Gen Z, yang lebih memilih harga terjangkau.
Permintaan mobil bekas dapat menyebabkan harga meningkat, meskipun dianggap sebagai pilihan yang lebih ekonomis.
Banyak pembeli mobil, terutama di kalangan generasi muda, semakin khawatir dengan naiknya harga mobil akibat tarif impor baru. Dengan ketidakpastian keuangan, mereka mencari berbagai cara agar tetap bisa membeli dan memiliki mobil. Survei terbaru menunjukkan 63% dari generasi X berencana membeli mobil tahun 2025. Namun, hampir sepertiga dari generasi Z lebih memilih membeli mobil bekas karena harga mobil baru masih sangat tinggi. Mobil saat ini memang lebih tahan lama, jadi membeli mobil bekas yang berumur beberapa tahun masih bisa menjadi pilihan terpercaya. Namun, lonjakan permintaan ini menyebabkan harga mobil bekas pun cenderung naik, membuat kesepakatan murah makin sulit ditemukan. Gen Z juga cenderung tidak setia pada satu merek mobil dan lebih memilih mencari merek yang lebih murah, yang menguntungkan merek domestik karena tarif impor paling berdampak pada mobil impor. Selain itu, mereka juga lebih terbuka pada kendaraan listrik meski pasar masih kecil. Insentif pajak pemerintah sebesar hingga 7.500 dolar untuk kendaraan listrik akan berakhir pada 30 September 2025, yang bisa mempengaruhi keputusan pembelian listrik. Secara umum, meskipun harga naik, banyak pembeli muda ini menunjukkan kreativitas dalam menghadapi kondisi pasar yang menantang.

Analisis Ahli

Jason S. Levine, automotive industry analyst
Pembeli muda yang mengalihkan fokus ke pasar mobil bekas dan merek yang lebih murah mencerminkan perubahan permintaan pasar yang signifikan akibat tarif import. Ini bisa memaksa produsen untuk menyesuaikan strategi penjualan mereka.
Dr. Emily Banks, economist specializing in consumer behavior
Ketidakpastian ekonomi dan harga tinggi memaksa generasi muda menjadi lebih kreatif dalam membeli mobil, yang bisa mendorong inovasi dalam pembiayaan dan pasar kendaraan bekas.