Samsung Siapkan Ponsel Lipat Tiga, Siap Rilis November 2025
Teknologi
Gadgets dan Wearable
03 Sep 2025
57 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Samsung akan segera meluncurkan ponsel lipat tiga dengan produksi terbatas.
Ponsel lipat tiga ini tidak akan dijual di semua pasar, hanya di Korea Selatan dan China.
Huawei telah meluncurkan ponsel lipat yang bersaing dengan harga premium.
Samsung dikabarkan akan segera meluncurkan ponsel lipat tiga pertamanya, yang dijadwalkan dirilis pada November 2025. Informasi ini berasal dari ET News dan GSM Arena yang melaporkan bahwa Samsung sedang mengadakan acara khusus Unpacked untuk memperkenalkan perangkat ini.
Produksi massal ponsel lipat tiga Samsung sudah dilakukan dengan jumlah terbatas sekitar 50.000 unit. Nama yang mungkin digunakan untuk perangkat ini adalah Galaxy G Fold atau Galaxy Z TriFold, sebagai inovasi terbaru dalam keluarga ponsel lipat Samsung.
Namun, ponsel ini tidak akan dijual di semua pasar dunia. Hanya dua pasar utama, yaitu Korea Selatan dan China, yang akan mendapatkan penawaran resmi perangkat ini. Samsung ingin agar perangkat ini tidak mengganggu permintaan untuk Galaxy Z Fold 7 yang kini sedang populer.
Sebagai perbandingan, Huawei sudah lebih dulu meluncurkan ponsel lipat tiga yang diberi nama Mate XT Ultimate. Ponsel ini memiliki layar depan berukuran 6,4 inci dan layar lipat utama seluas 7,9 inci dengan bobot cukup berat mencapai 298 gram.
Huawei juga sudah menjual perangkat lipat tiga ini di Indonesia dengan harga sekitar Rp 52.000.000-an, menawarkan RAM 16 GB dan penyimpanan internal sebesar 1 TB. Hal ini menunjukkan persaingan ketat di pasar ponsel lipat tiga yang sedang berkembang.
Analisis Ahli
Mark Sampson (Analis Teknologi Mobile)
Samsung memperkenalkan ponsel lipat tiga adalah langkah alami dalam evolusi perangkat mobile, tetapi kestabilan dan harga menjadi tantangan utama untuk penerimaan pasar yang luas.Eva Chen (Pengamat Industri Smartphone)
Strategi peluncuran terbatas menunjukkan Samsung ingin menguji pasar terlebih dahulu agar tidak mengambil risiko besar dengan produksi massal yang mahal.


