Kenapa Vacuum Cleaner Klasik Kenmore Jadi Favorit Emma Roth di Era Teknologi Modern
Teknologi
Gadgets dan Wearable
03 Sep 2025
188 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Vakum Kenmore Progressive 116 memiliki performa yang mengesankan meskipun sudah berusia tua.
Emma Roth memiliki hubungan emosional dengan vakum tersebut karena kenangan masa kecilnya.
Ketersediaan suku cadang dan kemudahan pemeliharaan menjadi nilai tambah bagi produk lama ini.
Emma Roth, seorang penulis berita teknologi di The Verge, berbagi cerita tentang vacuum cleaner favoritnya yang sudah berusia puluhan tahun. Ia membeli vacuum Kenmore Progressive 116 seharga 7 dolar di sebuah toko barang bekas beberapa tahun lalu. Vacuum ini mengingatkannya pada masa kecil saat keluarganya menggunakan vacuum yang sama.
Meski sudah berumur lama, vacuum ini masih bekerja dengan sangat baik. Daya isapnya kuat dan mampu membersihkan mulai dari remah-remah kecil hingga bulu hewan peliharaan yang membandel. Emma menggunakan vacuum ini untuk membersihkan rumahnya di antara pembersihan robot vakumnya.
Vacuum ini dilengkapi dengan beberapa alat tambahan seperti sikat, pembersih celah, dan alat untuk lantai keras, yang membuatnya sangat fleksibel untuk membersihkan berbagai area di rumah, termasuk karpet, lantai berubin, sofa, dan sudut-sudut penuh sarang laba-laba.
Meski vacuum yang sudah berusia ini memiliki beberapa kekurangan seperti tubuh yang berat dan warna plastik yang menguning, Emma menghargai ketersediaan suku cadang pengganti yang mudah didapat dan kemudahan membuka vacuum untuk membersihkan roller di dalamnya.
Emma juga mengakui terkadang tergoda untuk membeli vacuum draadless modern seperti Dyson, namun ia merasa tidak ada yang bisa menggantikan daya hisap dan keandalan vacuum Kenmore klasiknya yang sudah teruji oleh waktu.


