Mahasiswa Swiss Ciptakan Printer 3D Logam Cepat dengan Multi-Material untuk Aerospace
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
03 Sep 2025
100 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Proyek RAPTURE menunjukkan inovasi dalam pencetakan logam 3D dengan kecepatan tinggi dan kemampuan multi-material.
Teknologi yang dikembangkan dapat mengurangi waktu produksi untuk komponen silindris lebih dari dua pertiga.
Sistem aliran gas yang unik meningkatkan kualitas bagian yang dicetak dan menjaga lingkungan pencetakan yang lebih bersih.
Sebuah tim yang terdiri dari enam mahasiswa sarjana di Swiss berhasil mengembangkan prototip printer 3D logam berkecepatan tinggi dalam waktu sembilan bulan. Mesin ini menggunakan teknologi rotating laser powder bed fusion (LPBF) yang berbeda dari printer tradisional yang berjalan secara berlapis-lapis dan berhenti-berhenti saat proses mencetak dilakukan.
Keistimewaan printer ini adalah kemampuannya untuk mencetak bagian-bagian silinder logam dengan kecepatan jauh lebih cepat dibandingkan printer LPBF biasa. Selain itu, teknologi ini memungkinkan pencetakan dua jenis logam secara bersamaan, misalnya bagian dalam roket yang menggunakan inti tembaga dan lapisan luar paduan nikel, semuanya dalam satu proses tanpa perlu tahap tambahan yang rumit.
Sistem gas inert yang ditiupkan secara khusus melintasi zona fusi mencegah oksidasi dan menjaga kualitas hasil cetakan, sementara kotoran seperti jelaga dan cipratan dipisahkan secara otomatis lewat sistem penghisap. Hal ini membantu menjaga lingkungan cetak tetap bersih dan hasil akhir bagian logam menjadi lebih kuat dan tahan lama.
Prototip ini sudah dapat memproduksi komponen turbin stator dengan diameter hingga 20 sentimeter, dan rencana ke depan adalah meningkatkan skala produksi dan berkolaborasi dengan industri untuk menerapkan teknologi ini secara luas. Inovasi ini terutama ditujukan untuk mendukung proyek-proyek kedirgantaraan seperti pembuatan nozzle roket tahan kondisi ekstrem ruang angkasa.
Teknologi baru ini menjanjikan peningkatan besar dalam proses manufaktur komponen logam yang lebih cepat, lebih efisien, dan lebih kompleks, yang akan sangat membantu perkembangan teknologi kedirgantaraan, otomotif listrik, dan sektor energi masa depan.
Analisis Ahli
Michael Robert Tucker
Pendekatan rotasi dalam LPBF adalah terobosan penting yang memungkinkan pencetakan berkelanjutan dan pengurangan waktu produksi drastis, sekaligus membuka jalan untuk multi-material printing yang lebih efisien di sektor aerospace.
