Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Acer Swift Air 16: Laptop 16 Inci Paling Ringan Tapi Ada Harga yang Dikorbankan

Teknologi
Gadgets dan Wearable
gadgets-and-wearable (6mo ago) gadgets-and-wearable (6mo ago)
03 Sep 2025
196 dibaca
2 menit
Acer Swift Air 16: Laptop 16 Inci Paling Ringan Tapi Ada Harga yang Dikorbankan

Rangkuman 15 Detik

Swift Air 16 adalah laptop 16 inci yang sangat ringan dan lebih murah dibandingkan MacBook Air.
Meskipun ringan, Swift Air 16 memiliki beberapa keterbatasan seperti spesifikasi HDMI yang ketinggalan zaman dan kapasitas baterai yang kecil.
Laptop ini menggunakan prosesor AMD Ryzen yang cukup kompetitif, tetapi tidak seefisien chip M4 dari Apple dalam hal daya tahan baterai.
Acer baru saja meluncurkan Swift Air 16, sebuah laptop dengan layar 16 inci yang sangat ringan, hanya sekitar 0,99 kg untuk versi IPS dan 1,1 kg untuk versi OLED. Bobotnya bahkan lebih ringan dibandingkan MacBook Air 13 inci yang terkenal ringan itu. Ini menandai langkah besar dari Acer untuk menghadirkan laptop besar yang mudah dibawa ke mana-mana. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan membeli Swift Air 16. Pertama, ketebalan laptop ini cukup besar dibandingkan pesaingnya yakni sekitar 15,9 hingga 16,5 mm. Ini menunjukkan bahwa ringannya bobot bukan karena bentuknya yang super tipis. Selain itu, port HDMI yang digunakan masih versi lama yaitu 1.4, yang membatasi kemampuan laptop untuk mendukung monitor eksternal dengan pengaturan 4K pada 60Hz. Dari sisi performa, Swift Air 16 dilengkapi dengan prosesor AMD Ryzen AI 5 330 untuk konfigurasi dasar dan Ryzen AI 7 350 pada versi tertingginya. Prosesor ini cukup mumpuni untuk kegiatan sehari-hari seperti pekerjaan kantor dan bahkan gaming ringan, sehingga cocok untuk pengguna yang menginginkan laptop serbaguna. Salah satu kekurangan paling signifikan ada pada kapasitas baterai, hanya 50 Wh. Ini membuat laptop ini tidak tahan lama jika digunakan dalam kondisi aktif penuh, yaitu sekitar 13 jam dalam pengujian pemutaran video. Jumlah ini jauh di bawah pesaing langsungnya seperti MacBook Air atau Swift 14 yang memiliki baterai lebih besar dan daya tahan sampai 27 jam. Tetap saja, Swift Air 16 menarik perhatian karena banyak port yang ditawarkan serta desain keyboard tanpa celah yang unik, meskipun tidak sepenuhnya praktis. Meski ada beberapa kekurangan, Swift Air 16 menjadi pilihan menarik di kelas laptop ringan berlayar besar dengan harga mulai €999 pada November 2025 dan kita nantikan kehadirannya di pasar Amerika Serikat.

Analisis Ahli

Mark Spoonauer (Editor-in-Chief, Laptop Mag)
Walaupun inovasi dalam membuat laptop yang sangat ringan layak diacungi jempol, spesifikasi yang tertinggal seperti HDMI 1.4 dan baterai kecil akan membatasi daya saing Swift Air 16 di pasar laptop kelas atas.
Gordon Mah Ung (Senior Editor, PCWorld)
Performa Ryzen AI 300-series memang solid, tapi ketipisan dan bobot ringan mesti dibayar mahal dengan kompromi pada fitur dan daya tahan baterai yang jadi elemen penting bagi pengguna profesional.