TLDR
Ether Machine berhasil menarik investasi besar dari tokoh penting dalam industri crypto. Perusahaan ini menunjukkan strategi agresif dalam mengakuisisi ETH di pasar. Merger dengan Dynamix Corporation akan memungkinkan Ether Machine untuk go public dan meningkatkan eksposurnya. The Ether Machine, sebuah perusahaan investasi kripto, sedang bersiap untuk go public lewat merger dengan Dynamix Corporation. Mereka baru saja berhasil mengamankan tambahan 150.000 ether (ETH) senilai sekitar 654 juta USD dari Jeffrey Berns, seorang pendiri Blockchains.Dengan tambahan ini, total kepemilikan ETH yang dimiliki atau dijaminkan perusahaan mencapai 495.362 ETH dengan nilai sekitar 2,16 miliar USD. Perusahaan juga memiliki dana cadangan sebesar 367,1 juta USD untuk pembelian ETH lebih lanjut jika para pemegang saham Dynamix tidak menebus saham sebelum merger selesai.Jeffrey Berns, yang dikenal mendukung Ethereum sebagai platform untuk identitas digital dan infrastruktur internet, akan bergabung ke dewan direksi The Ether Machine setelah proses merger selesai nanti tahun ini. Investasi Berns mengikuti komitmen sebelumnya dari co-founder dan chairman, Andrew Keys, sebanyak 169.984 ETH senilai 741 juta USD.Perusahaan berencana mengadakan putaran pendanaan ketiga minimal sebesar 500 juta USD yang dipimpin oleh Citibank. Strategi ini bagian dari trend meningkatnya perusahaan publik yang mulai mengakumulasi ETH, mengikuti jejak pemimpin pasar seperti BitMine dan SharpLink Gaming yang sudah menguasai hampir 4% pasokan ETH.Peningkatan signifikan di dalam kepemilikan ETH oleh perusahaan-perusahaan ini bisa mempengaruhi pasar kripto secara keseluruhan, menunjukkan semakin kuatnya kepercayaan institusi terhadap Ethereum sebagai aset digital dan teknologi blockchain penting.