AI summary
Gemini berencana untuk melakukan IPO dengan target valuasi hingga $2,22 miliar. Tyler Winklevoss menuduh JPMorgan memiliki sikap anti-crypto, yang dibantah oleh bank tersebut. Jika berhasil, Gemini akan menjadi bursa crypto ketiga yang go public setelah Coinbase dan Bullish. Gemini, sebuah bursa kripto yang didirikan oleh saudara kembar Winklevoss, berencana mengadakan penawaran saham perdana (IPO) di Nasdaq dengan target valuasi hingga 2,22 miliar dolar AS. Mereka ingin mengumpulkan 317 juta dolar AS dengan menjual 16,67 juta saham dengan harga antara 17 sampai 19 dolar per saham.Bursa ini akan menggunakan simbol GEMI di Nasdaq Global Select Market, dan bank-bank besar seperti Goldman Sachs, Citigroup, Morgan Stanley, serta Cantor menjadi penjamin pelaksana transaksi IPO ini. Jika sukses, Gemini menjadi bursa kripto ketiga setelah Coinbase dan Bullish yang sudah melantai di bursa saham.Gemini didirikan pada tahun 2014 dan menawarkan berbagai layanan seperti perdagangan kripto, staking, penyimpanan aset digital yang aman, serta kartu kredit dengan hadiah dalam bentuk token XRP. Perusahaan ini memiliki lebih dari 18 miliar dolar AS aset yang dikelola di platform mereka.Winklevoss secara terbuka bersaing dengan JPMorgan Chase terkait integrasi layanan kripto, dengan tuduhan bahwa bank besar tersebut enggan mendukung perusahaan kripto seperti Gemini. Namun, JPMorgan membantah adanya kampanye anti-kripto yang dilakukan terhadap Gemini.Langkah Gemini untuk go public menandai pentingnya adopsi kripto secara lebih luas di masyarakat dan pasar modal. IPO ini diharapkan dapat memperkuat posisi perusahaan di industri keuangan digital dan menyediakan jalur pendanaan yang lebih besar untuk inovasi di masa depan.
Langkah Gemini untuk IPO menunjukkan bahwa sektor kripto semakin matang dan mulai diterima oleh pasar modal tradisional. Namun, persaingan dan tekanan dari institusi keuangan besar serta regulasi yang ketat tetap menjadi hambatan utama yang harus diatasi oleh Gemini dan perusahaan kripto lainnya.