Waspada Penipuan File APK Berbentuk Video Demo Selama Aksi Massa
Teknologi
Keamanan Siber
02 Sep 2025
57 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Selalu berhati-hati terhadap file APK yang dikirim melalui berbagai platform.
Modus penipuan dapat menyamar sebagai video demo, undangan, atau tagihan.
Aktifkan fitur keamanan di ponsel dan unduh aplikasi hanya dari sumber resmi.
Pelaku kejahatan siber memanfaatkan demonstrasi besar di banyak kota untuk melakukan penipuan dengan cara mengirimkan file APK yang diklaim sebagai video demo. File tersebut ternyata berbahaya dan disebut sebagai spam oleh akun Instagram @cyberity.network.
File APK yang dikirimkan berukuran sekitar 78 MB dan ketika diinstal dapat merusak sistem ponsel serta meretas data pribadi pengguna. Modus seperti ini sangat berbahaya karena korban bisa kehilangan data penting dan privasi mereka.
Selain video demo, file APK berbahaya juga bisa menyamar sebagai undangan resmi, tagihan pajak, atau bahkan resi paket pengiriman. Oleh karena itu, pengguna harus sangat berhati-hati saat menerima file dalam format APK dari sumber yang tidak jelas.
Bank Syariah Indonesia (BSI) turut memberikan peringatan dan beberapa tips keamanan seperti hanya mengunduh aplikasi dari Play Store atau situs resmi, tidak sembarangan mengklik file yang diterima, dan selalu mengaktifkan fitur keamanan pada ponsel.
Edukasi mengenai cara mengenali serta menghindari penipuan digital harus terus disebarkan agar masyarakat dan lingkaran dekatnya terhindar dari kerugian akibat penipuan siber yang berbahaya ini.
Analisis Ahli
Andi Saputra (Cybersecurity Expert)
Keamanan siber bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan utama, apalagi di era digital seperti sekarang. Masyarakat harus disiplin dalam menerapkan tata cara penggunaan aplikasi dan perangkat digital untuk meminimalisasi risiko serangan malware.
