Target dan Saingan Utama Tingkatkan Digitalisasi dan AI untuk Kuasai Pasar Ritel
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
01 Sep 2025
246 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Target menunjukkan pertumbuhan yang kuat dalam penjualan digital dengan model toko sebagai pusat.
Investasi dalam teknologi, termasuk AI, membantu Target dalam meningkatkan pemenuhan produk dan ketersediaan di rak.
Peluncuran produk baru seperti Nintendo Switch 2 dapat menjadi pendorong penjualan dan meningkatkan pangsa pasar.
Target Corporation mengalami peningkatan kekuatan di kanal digitalnya pada kuartal kedua tahun fiskal 2025. Penjualan digitalnya naik 4,3% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan pertumbuhan pengiriman same-day yang luar biasa mencapai lebih dari 25%. Model 'stores-as-hubs' membuat Target dapat memenuhi sebagian besar pesanan online melalui toko-toko fisiknya secara efisien dan cepat.
Pendekatan ini membantu menekan biaya, mempercepat pengiriman, dan memungkinkan Target mengoperasikan bisnis digital yang kini menghasilkan lebih dari 20 miliar dolar Amerika per tahun. Selain itu, Target juga mengembangkan aliran pendapatan digital yang memiliki margin lebih tinggi, seperti layanan iklan, marketplace, dan keanggotaan yang tumbuh dua digit selama kuartal tersebut.
Investasi teknologi menjadi salah satu kunci kemajuan Target. Pada kuartal kedua, lebih dari 10.000 lisensi AI sudah digunakan untuk memperbaiki peramalan penjualan, mengotomatisasi pekerjaan manual, dan meningkatkan pengisian stok di toko, sehingga membantu Target mendapatkan ketersediaan produk terbaik dalam beberapa tahun terakhir. Pilot di beberapa pasar seperti Chicago juga memperkenalkan peran toko khusus untuk memenuhi kebutuhan digital dan pengalaman di dalam toko.
Dalam persaingan, Walmart juga mencatat pertumbuhan e-commerce 25% secara global, khususnya di pasar AS dengan kenaikan 26%, dan pengiriman cepat hampir sepertiga dari pesanan tiba dalam waktu kurang dari tiga jam. Walmart juga menggunakan AI bernama "Sparky" untuk meningkatkan personalisasi pengalaman pelanggan dan memperluas ekosistem digital melalui marketplace dan iklan.
Sementara itu, Best Buy memperluas bisnis digitalnya dengan meluncurkan marketplace online baru yang meningkatkan pilihan produk hingga tiga kali lipat di kategori seperti aksesoris mobile dan gaming. Dengan teknologi pencarian bertenaga AI dan integrasi yang mulus dengan toko fisik, Best Buy berupaya menjadi pemimpin ritel digital. Target tetap pada peringkat Zacks #3 (Hold) dengan valuasi yang lebih rendah dibandingkan industri, menghadapi prospek keuntungan yang sedikit menurun di 2025 namun meningkat di 2026.
Analisis Ahli
Brad Thomas (Retail Analyst)
Target’s integration of AI and convenience-focused services like same-day delivery positions it well for future retail trends, but Walmart's scale and innovation keep it in a fiercely competitive spot.