Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Tiongkok Ubah Medan Bawah Laut Paracel Jadi Zona Ranjau Mematikan

Sains
Fisika dan Kimia
News Publisher
31 Agt 2025
29 dibaca
2 menit
Tiongkok Ubah Medan Bawah Laut Paracel Jadi Zona Ranjau Mematikan

AI summary

Tiongkok berencana mengubah area berbahaya di Laut China Selatan menjadi zona pembunuhan strategis.
Zona bayangan akustik dapat menyembunyikan senjata bawah air dan meningkatkan taktik militer.
Pengembangan ranjau yang canggih dapat menantang dominasi AS dalam perang bawah laut.
Empat tahun lalu, kapal selam Amerika Serikat USS Connecticut mengalami kecelakaan di Laut China Selatan setelah menabrak gunung laut yang tidak terpetakan. Insiden ini menyoroti bahaya wilayah tersebut yang mempunyai medan bawah laut sangat berbahaya dan sulit dideteksi.Kini, ilmuwan militer Tiongkok merencanakan untuk mengubah medan bawah laut yang berbahaya ini menjadi zona perang strategis dengan memasang ranjau bawah laut yang cerdas di sekitar kepulauan Paracel. Ranjau tersebut dirancang agar bisa bersembunyi di zona 'bayangan akustik' yang susah terdeteksi sonar lawan.Zona bayangan akustik terbentuk karena gelombang suara sonar terpecah, terpantul, atau hilang di medan bawah laut yang berbukit-bukit dan berombak. Kondisi ini sangat ideal untuk rahasia ranjau bawah laut yang dipasang untuk menargetkan kapal musuh secara selektif.Penelitian ini dilakukan oleh tim dari Akademi Angkatan Laut Dalian dan Universitas Teknik Harbin yang sudah terkenal dibidang teknologi kelautan dan dibuat dalam jurnal Technical Acoustics. Mereka menyoroti pentingnya memilih posisi ranjau yang optimal untuk menyembunyikannya dan memperkuat keamanan maritim China.Langkah ini memperlihatkan bagaimana teknologi militer China semakin maju dalam menguasai perang bawah laut serta memperkuat pertahanan negaranya di kawasan Laut China Selatan yang penuh ketegangan geopolitik.

Experts Analysis

John Hemmings (Analis Pertahanan Laut)
Penggunaan zona bayangan akustik untuk ranjau bawah laut adalah inovasi penting yang akan meningkatkan keamanan maritim Tiongkok. Namun, hal ini juga memperbesar risiko konflik militer di Laut China Selatan, mengingat ketegangan yang sudah tinggi di kawasan tersebut.
Editorial Note
Strategi Tiongkok untuk memanfaatkan topografi bawah laut sebagai kastil ranjau menunjukkan kemajuan teknologi yang signifikan di bidang perang bawah laut, yang kemungkinan akan mengubah keseimbangan militer regional. Jika berhasil, ini bisa memaksa negara-negara lain untuk mengembangkan teknologi sonar dan deteksi yang jauh lebih canggih agar bisa menembus zona bayangan akustik tersebut.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.