Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

TSMC Lebih Menarik dari Broadcom untuk Investasi Chip AI dengan Pertumbuhan Pesat

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (6mo ago) investment-and-capital-markets (6mo ago)
30 Agt 2025
232 dibaca
2 menit
TSMC Lebih Menarik dari Broadcom untuk Investasi Chip AI dengan Pertumbuhan Pesat

Rangkuman 15 Detik

Pertumbuhan pendapatan AI menjadi pendorong utama bagi Broadcom dan Nvidia.
TSMC memainkan peran penting dalam industri semikonduktor dengan pangsa pasar yang besar dan keunggulan teknologi.
Harga saham Broadcom saat ini mungkin tidak mencerminkan pertumbuhan jangka panjang yang dapat dicapai.
Perusahaan teknologi besar di dunia kini sangat fokus mempersiapkan infrastruktur untuk kecerdasan buatan (AI), dengan dana investasi mencapai ratusan miliar dolar. Hal ini membuka peluang besar bagi perusahaan pembuat chip khusus AI seperti Nvidia dan Broadcom yang sudah mendapat keuntungan besar dari lonjakan permintaan tersebut. Broadcom memainkan peranan penting tidak hanya dalam pembuatan chip AI tapi juga dalam peningkatan layanan cloud lewat akuisisi VMware. Pendapatan dari chip AI naik sampai 46% dibanding tahun lalu dan ada prediksi akan semakin cepat, sehingga bisnis AI mendekati 30% dari total penjualan Broadcom. Namun saham Broadcom sudah sangat mahal di pasar dengan rasio harga terhadap pendapatan (P/E) mendekati 45, yang bisa menimbulkan risiko jika pertumbuhan tidak sesuai harapan. Walaupun bisnisnya luas dan berkembang, pertumbuhan laba yang cepat sulit terjadi karena base bisnisnya juga besar dan beragam. Berbeda dengan Broadcom, TSMC adalah pabrik semikonduktor terbesar yang memproduksi chip-chips dari berbagai perancang termasuk Nvidia dan Broadcom sendiri. TSMC menguasai lebih dari dua pertiga pangsa pasar manufaktur chip dan punya teknologi proses node canggih yang bisa mematok harga premium di wafer silikon. Dengan valuasi yang jauh lebih masuk akal dan proyeksi pertumbuhan pendapatan serta laba di kisaran 20% per tahun, TSMC diprediksi akan melonjak nilainya hingga mencapai lebih dari Rp 33.40 quadriliun ($2 triliun) pada 2028, menjadikannya pilihan investasi yang sangat menarik di sektor semikonduktor dan AI.

Analisis Ahli

Adam Levy
Melihat posisi besar TSMC di rantai pasokan semikonduktor dan pertumbuhan AI, saya memprediksi TSMC akan terus memimpin pasar dan memberikan imbal hasil yang sangat menguntungkan bagi portofolio saham berbasiskan teknologi.