AI summary
Reliance Intelligence bertujuan untuk membangun infrastruktur AI nasional di India. Reliance menjalin kemitraan dengan Google Cloud dan Meta untuk mempercepat pengembangan solusi AI. Jio berencana untuk meluncurkan penawaran umum perdana (IPO) pada tahun 2026, setelah menunda sebelumnya. Mukesh Ambani, pria terkaya di India dan chairman Reliance Industries, mengumumkan pembentukan anak perusahaan baru bernama Reliance Intelligence yang bertujuan membangun infrastruktur AI nasional. Ini merupakan usaha India dalam mengejar ketertinggalan di perlombaan global AI yang dipimpin oleh AS dan China.Reliance Intelligence bekerja sama dengan Google Cloud untuk mendirikan pusat data AI khusus di Jamnagar, Gujarat. Infrastruktur ini akan menyediakan layanan AI untuk berbagai bisnis dan pemerintah dengan dukungan jaringan Jio dan sumber energi milik Reliance.Selain Google, Reliance juga bermitra dengan Meta dalam joint venture yang fokus pada solusi AI enterprise menggunakan platform Llama. Investasi gabungan dari kedua perusahaan mencapai ₹8,55 miliar, dengan kepemilikan 70% untuk Reliance dan 30% untuk Meta.Ambani mengungkapkan rencana ekspansi global Reliance Jio Platforms dan target IPO pada paruh pertama 2026. Reliance juga menjalin komunikasi dengan OpenAI untuk peluang kemitraan lebih lanjut dalam pengembangan produk AI di India.Reliance juga mengembangkan produk AI konsumen seperti layanan cloud JioAICloud, kacamata pintar JioFrames, dan fitur AI di platform streaming JioHotstar. Pengembangan ini menunjukkan komitmen Reliance dalam memperluas ekosistem AI dan layanan digital di India.
Langkah Reliance ini menunjukkan visi strategis ambisius untuk menjadikan India pusat inovasi AI, tidak hanya sebagai konsumen tapi juga produsen teknologi. Kemitraan dengan Google dan Meta menandai permanennya posisi Reliance sebagai pemimpin infrastruktur teknologi digital di ranah lokal dan global, sekaligus mendorong adopsi AI yang masif di berbagai sektor.