Threads Uji Editor Teks Panjang, Cara Baru Postingan Lebih Lengkap
Bisnis
Marketing
28 Agt 2025
214 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Threads sedang menguji fitur editor teks untuk posting panjang.
Fitur ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang ingin berbagi konten lebih mendalam.
Fitur ini mirip dengan opsi yang ada di platform X dan bertujuan untuk mengurangi penggunaan tangkapan layar dari aplikasi catatan.
Threads sedang bereksperimen dengan fitur baru yakni editor teks khusus yang memungkinkan pengguna membuat postingan lebih panjang dengan mudah. Fitur ini menambahkan jendela teks terpisah yang bisa dipakai untuk menulis artikel yang akan otomatis dilampirkan pada update singkat.
Fitur tersebut tidak tersedia untuk semua pengguna saat ini, tapi dapat dilihat melalui ikon halaman baru di opsi postingan pada aplikasi Threads. Ketika mengetuk ikon ini, pengguna akan melihat penjelasan tentang fitur tersebut dan kemudian diarahkan ke jendela editor teks yang lebih besar dan lengkap.
Konsep ini mirip dengan fitur artikel yang dulu pernah dicoba Twitter sebelum diakuisisi oleh Elon Musk. Twitter sekarang bernama X dan memperbolehkan pengguna berbayar membuat postingan dengan panjang hingga 25 ribu karakter agar konten lebih mendalam.
Threads mencoba pendekatan baru yang memungkinkan pengguna menulis konten panjang tanpa harus membagikan screenshot teks seperti yang sering dilakukan sebelumnya. Ini bisa membantu setiap orang yang ingin menjelaskan sesuatu secara detail tanpa batasan panjang karakter yang terlalu ketat.
Meski bertolak belakang dengan sifat Threads yang awalnya fokus ke konten singkat dan thread, fitur baru ini akan bermanfaat untuk banyak pengguna yang ingin disampaikan dengan konteks lebih kaya. Saat ini, fitur panjang ini masih dalam tahap pengujian dengan beberapa pengguna terpilih.
Analisis Ahli
Andrew Hutchinson
Ini adalah langkah yang cerdas untuk Threads agar tetap relevan sebagai platform sosial yang berkembang, karena kebutuhan pengguna akan narasi lebih panjang semakin meningkat di era digital saat ini.