Ethereum Diprediksi Jadi Jaringan Utama Stablecoin oleh CEO VanEck
Finansial
Mata Uang Kripto
28 Agt 2025
37 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Ethereum berpotensi menjadi platform utama untuk infrastruktur stablecoin di Wall Street.
VanEck adalah pelopor dalam produk investasi kripto dan terus berkembang di pasar ini.
Adopsi stablecoin oleh institusi keuangan akan mendorong permintaan yang lebih tinggi terhadap teknologi blockchain.
Stablecoin adalah jenis cryptocurrency yang nilainya dirancang agar stabil dengan cara dipatok pada mata uang fiat seperti dolar Amerika Serikat atau komoditas seperti emas. Berbeda dengan Bitcoin atau Ethereum yang biasanya sangat fluktuatif, stablecoin bertujuan memberikan kestabilan dalam transaksi digital yang semakin diminati oleh institusi keuangan dan pasar global.
Jan van Eck, CEO perusahaan investasi global VanEck, mengatakan bahwa saat ini bank dan lembaga keuangan harus menerima stablecoin dan beradaptasi dengan infrastruktur digital baru yang mendukung mata uang jenis ini. VanEck memprediksi bahwa platform Ethereum atau jaringan blockchain yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM) akan menjadi yang terbesar dalam pengembangan stablecoin.
VanEck sendiri adalah perusahaan manajemen investasi yang telah beroperasi sejak tahun 1955 dan merupakan salah satu pelopor dalam meluncurkan produk terkait cryptocurrency seperti ETF Bitcoin dan Ethereum. Produk ETF Ethereum VanEck menunjukkan kinerja impresif dengan pertumbuhan 81% dan nilai aset bersih sekitar 287 juta dolar AS pada Agustus 2025.
Dalam wawancara dengan Fox News Business, Jan van Eck juga mengungkapkan bahwa para CTO di Wall Street akan bergegas ke Ethereum untuk membangun infrastruktur stablecoin. Faktor permintaan teknologi ini menjadi pendorong utama lonjakan nilai ETF Ethereum VanEck yang baru-baru ini mencapai harga tertinggi hampir 5.000 dolar AS.
CEO VanEck menyarankan agar investor yang belum paham teknologi crypto tidak memilih token secara mandiri, tapi lebih baik memilih melalui dana yang dikelola secara aktif untuk meminimalkan risiko. Dengan begitu, pemahaman dan adopsi stablecoin dan teknologi blockchain akan semakin luas di masa depan.
Analisis Ahli
Andreas Antonopoulos
Ethereum memiliki keunggulan nyata dalam ekosistem smart contract dan kompatibilitas yang menjadikannya platform ideal untuk stablecoin dan aplikasi keuangan terdesentralisasi.Vitalik Buterin
Pengembangan berkelanjutan pada Ethereum 2.0 dan ekosistem EVM akan memastikan jaringan ini tetap relevan dan efisien dalam mendukung stablecoin serta inovasi blockchain lainnya.