Mengapa Ethereum Tetap Unggul dan Penting di Dunia Blockchain Saat Ini
Finansial
Mata Uang Kripto
28 Agt 2025
249 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Ethereum adalah pionir dalam teknologi kontrak pintar dan DeFi.
Meskipun ada banyak pesaing, Ethereum tetap mendominasi pasar dengan nilai terkunci yang signifikan.
Investasi dalam Ethereum bisa menjadi pilihan menarik meskipun ada rekomendasi saham lain yang lebih menjanjikan.
Ethereum diluncurkan pada 30 Juli 2015 dan menjadi blockchain pertama yang dapat menjalankan smart contracts, yaitu program otomatis di blockchain yang memungkinkan pengembangan aplikasi keuangan dan aset terdesentralisasi secara luas. Teknologi ini membuka banyak peluang baru di bidang blockchain.
Ethereum kini menguasai sebagian besar nilai total yang dikunci dalam aplikasi DeFi, dengan pangsa pasar sebesar 61% dari Rp 2.61 quadriliun ($156 miliar) total nilai yang terkunci di seluruh blockchain. Ini menunjukkan dominasi besar Ethereum atas ekosistem keuangan terdesentralisasi.
Meskipun blockchain lain seperti Solana, Cardano, dan Avalanche mencoba menyaingi Ethereum, mereka masih jauh di belakang baik dari segi total nilai terkunci maupun aktivitas pengguna. Ethereum tetap menjadi blockchain kedua terbesar setelah Bitcoin.
Semua aktivitas di jaringan Ethereum menggunakan token ETH sebagai biaya transaksi (gas fees), yang semakin mendorong adopsi dan permintaan token tersebut. Namun, tantangan biaya gas tinggi masih menjadi hambatan yang harus diatasi oleh Ethereum.
Sementara Ethereum tetap unggul di dunia blockchain, The Motley Fool tidak merekomendasikan investasi langsung di Ethereum saat ini dan memilih 10 saham lain yang dinilai lebih berpotensi memberikan keuntungan besar di masa depan.
Analisis Ahli
Vitalik Buterin
Ethereum akan terus berkembang dengan pembaruan teknologi seperti Ethereum 2.0 yang dapat meningkatkan skalabilitas dan efisiensi.Andreas M. Antonopoulos
Smart contracts membuka dunia baru bagi aplikasi terdesentralisasi dan Ethereum memimpin revolusi ini.