Bisnis Kripto dan Lonjakan Saham: Ada Bocoran Informasi di Baliknya?
Finansial
Mata Uang Kripto
28 Agt 2025
90 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Perusahaan yang menambah cryptocurrency ke neraca mereka sering mengalami lonjakan harga saham yang signifikan.
Insider trading dan kebocoran informasi menjadi masalah yang mengkhawatirkan di pasar publik terkait pengumuman treasury crypto.
Beberapa perusahaan telah mulai mengambil langkah untuk mencegah kebocoran informasi guna menjaga integritas pasar.
Pada Juli, saham MEI Pharma melonjak tajam setelah mereka mengumumkan pembelian Rp 1.67 triliun ($100 juta) Litecoin untuk neraca perusahaan. Namun, kenaikan harga terjadi bahkan sebelum pengumuman resmi, menunjukkan ada yang tahu informasi ini terlebih dahulu.
Tren perusahaan publik membeli cryptocurrency sebagai aset neraca mulai dipelopori oleh Michael Saylor dengan Strategi (MicroStrategy). Banyak perusahaan kecil lain mengikutinya demi menarik perhatian investor dan meningkatkan kapitalisasi pasar.
Data menunjukkan 184 perusahaan publik telah membeli kripto senilai hampir Rp 2.20 quadriliun ($132 miliar) sejak Januari 2024, namun lonjakan harga saham yang terjadi sebelum pengumuman memperlihatkan ada masalah kebocoran informasi.
Praktik insider trading dan front-running ini diduga terjadi saat roadshow menjual saham terkait pembelian kripto, di mana beberapa orang mendapat informasi rahasia lebih awal dan memanfaatkan peluang tersebut.
Untuk mencegah hal ini, beberapa perusahaan seperti CEA Industries dan Verb Technology mulai memberikan informasi resmi setelah pasar tutup untuk membatasi risiko bocornya informasi yang bisa mengganggu pasar.
Analisis Ahli
Xu Jiang
Kecurigaan terhadap potensi insider trading sangat valid dan perlu penyelidikan mendalam.Peter Cziraki
Bukti akademik menunjukkan sebagian besar insider trading ilegal terjadi sebelum pengumuman merger dan transaksi besar lainnya, termasuk pembelian kripto yang tampak serupa.Elisha Kobre
Aturan insider trading berlaku tidak hanya untuk eksekutif, tapi juga bagi pihak yang menerima informasi dari mereka, termasuk investor dalam roadshow.