Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kinerja Nvidia Tembus Ekspektasi di Tengah Ketidakpastian Geopolitik

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
28 Agt 2025
5 dibaca
2 menit
Kinerja Nvidia Tembus Ekspektasi di Tengah Ketidakpastian Geopolitik

TLDR

Nvidia mengalami pertumbuhan laba dan pendapatan yang signifikan berkat perkembangan generatif AI.
Perusahaan menghadapi tantangan dalam bisnis data center yang mempengaruhi kinerja sahamnya.
Hubungan geopolitik antara AS dan China mempengaruhi kemampuan Nvidia dalam menjual chip H20.
Nvidia baru saja mengumumkan hasil kuartal kedua yang menunjukkan laba dan pendapatan lebih baik dari perkiraan para analis. Laba per saham mencapai US$1,05 atau sekitar Rp 17.100, melampaui estimasi yang hanya US$1,01. Pendapatan perusahaan juga meningkat signifikan menjadi US$46,74 miliar atau sekitar Rp 764,8 triliun, sementara para analis memperkirakan pendapatan hanya mencapai US$46,06 miliar.Meskipun saham Nvidia sudah naik 35% sejak awal tahun, terjadi penurunan harga saham dalam perdagangan berjalan. Ini disebabkan ketidaksesuaian pendapatan dari bisnis data center untuk dua kuartal berturut-turut. Para investor mulai khawatir dengan konsistensi pertumbuhan di segmen penting tersebut.Harta kekayaan CEO Nvidia, Jensen Huang, ikut turun sedikit akibat fluktuasi saham, dengan nilai kekayaan mencapai US$157,7 miliar atau sekitar Rp 2.576 triliun setelah terkoreksi US$146 juta. Namun secara keseluruhan, pendapatan Nvidia naik 56% dan laba bersih naik 59% dibandingkan periode tahun sebelumnya.Nvidia memperkirakan pendapatan kuartal berikutnya akan naik lagi menjadi US$54 miliar atau sekitar Rp 883,2 triliun, lebih tinggi dari estimasi analis. Namun, perkiraan ini tidak memasukkan potensi pendapatan penjualan chip H20 ke China yang masih menunggu izin dari pemerintah AS. Kegagalan menjual chip ini sebelumnya menjadi risiko geopolitik yang bisa mempengaruhi hasil keuangan.Pertemuan antara CEO Nvidia dengan Presiden AS pernah memberikan harapan tentang izin ekspor chip. Meski begitu, pengiriman chip H20 ke China belum terwujud dan Nvidia mendapatkan keuntungan dari pelepasan inventaris ke pelanggar luar China senilai US$180 juta. Jika izin akhirnya diberikan, pendapatan dari chip H20 dapat berkisar antara US$2 miliar hingga US$5 miliar.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.