Alef Uji Coba Mobil Terbang Elektrik Pertama di Bandara Silicon Valley
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
28 Agt 2025
61 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Alef adalah pelopor dalam pengembangan mobil terbang yang dapat beroperasi di bandara.
Model A dirancang untuk berfungsi baik sebagai kendaraan darat maupun udara dengan efisiensi energi yang tinggi.
Uji coba di lokasi yang aman akan membantu integrasi mobil terbang ke dalam infrastruktur penerbangan.
Alef, perusahaan yang berbasis di San Mateo, Amerika Serikat, mengembangkan mobil terbang elektrik pertama di dunia yang mampu lepas landas secara vertikal. Saat ini, Alef telah menjalin kerja sama dengan dua bandara di Silicon Valley, yakni Bandara Hollister dan Half Moon Bay, untuk melakukan uji coba operasional mobil terbang tersebut bersama pesawat lain.
Mobil terbang buatan Alef ini memiliki fitur sebagai kendaraan listrik dengan jangkauan berkendara hingga 321.87 km (200 mil) dan jangkauan terbang mencapai 110 mil. Alef berencana memulai uji coba dengan Model Zero versi Ultralight yang tidak memerlukan sertifikasi khusus untuk penerbangannya, meskipun terdapat beberapa batasan seperti larangan terbang di atas wilayah padat penduduk.
Menurut CEO Alef, Jim Dukhovny, kendaraan ini memadukan dunia otomotif dan penerbangan dengan menggunakan infrastruktur serta model bisnis otomotif. Hal tersebut akan diuji di bandara yang tidak memiliki menara pengatur lalu lintas udara untuk melihat bagaimana mobil terbang berintegrasi dengan pesawat lain secara aman.
Alef juga menekankan bahwa mobil terbang ini menggunakan energi listrik dengan efisiensi tinggi dan berpotensi mengurangi jejak karbon dibandingkan kendaraan listrik biasa seperti Tesla. Perusahaan sudah menerima lebih dari 3.300 pre-order untuk mobil ini dengan harga sekitar 300,000 dolar AS per unit.
Ke depan, kedua bandara tersebut dapat menjadi pusat operasional dan mungkin mengembangkan armada mobil terbang. Uji coba ini juga menandai langkah penting dalam penerimaan kendaraan terbang elektrik yang menerapkan sistem keamanan canggih berbasis kecerdasan buatan, menandai era baru mobilitas masa depan yang lebih bersih dan efisien.
Analisis Ahli
Jim Dukhovny
Mengintegrasikan teknologi otomotif dengan infrastruktur penerbangan di bandara non-towered adalah pendekatan cerdas untuk membangun ekosistem mobil terbang yang aman dan efisien.FAA Official (hypothetical)
Peraturan ultralight memang memberikan kelonggaran, tetapi kontrol ketat tetap diperlukan untuk menjamin keselamatan warga dan ketertiban lalu lintas udara.
