Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mengapa Microsoft Jadi Saham Terbaik dari 'Magnificent Seven' di Tahun 2024

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (6mo ago) investment-and-capital-markets (6mo ago)
27 Agt 2025
217 dibaca
2 menit
Mengapa Microsoft Jadi Saham Terbaik dari 'Magnificent Seven' di Tahun 2024

Rangkuman 15 Detik

Microsoft menunjukkan pertumbuhan yang kuat dalam bisnis cloud dan perangkat lunak.
Investasi Microsoft di OpenAI memberikan keuntungan kompetitif di pasar layanan cloud.
Analis percaya bahwa ada potensi pertumbuhan lebih lanjut untuk Microsoft, dengan target harga yang lebih tinggi.
Indeks S&P 500 selama beberapa tahun belakangan ini sangat dipengaruhi oleh tujuh saham besar yang dikenal sebagai "Magnificent Seven." Namun, dari ketujuh saham tersebut, hanya tiga yang terus mengungguli indeks di tahun ini, yaitu Nvidia, Microsoft, dan Meta Platforms. Microsoft menonjol dengan pertumbuhan bisnis cloud computing dan perangkat lunak enterprise berbasis AI yang sangat kuat, sehingga menarik perhatian para analis dan investor. Bisnis cloud Microsoft, Azure, telah tumbuh dengan pesat. Pendapatannya naik 34% tahun lalu dan bahkan tumbuh 39% pada kuartal terakhir, sebagian besar berkat pelanggan besar seperti OpenAI. Microsoft juga meningkatkan pengeluaran modalnya sebesar 24% menjadi 30 miliar dolar AS guna memperluas infrastruktur cloud, menandakan bahwa perusahaan ini siap untuk pertumbuhan yang lebih cepat. Selain itu, perangkat lunak Microsoft juga menunjukkan performa luar biasa. Microsoft 365, produk software untuk produktivitas yang banyak digunakan di bisnis dan konsumen, mengalami pertumbuhan pendapatan hingga 18% untuk bisnis dan 20% untuk konsumen. Fitur baru berbasis AI bernama Copilot ikut mendongkrak peningkatan jumlah pelanggan dan pengeluaran mereka. Keberhasilan Microsoft dalam menggabungkan bisnis cloud dan perangkat lunak enterprise tidak hanya berkontribusi pada pertumbuhan pendapatan, tetapi juga pada keuntungan dengan margin operasi yang tinggi yaitu 46%. Hal ini memberikan dana yang cukup untuk terus mengembangkan teknologi dan infrastruktur cloud yang menjadi tulang punggung bisnis mereka. Para analis Wall Street sangat optimis terhadap prospek Microsoft, dengan banyak yang menaikkan target harga saham hingga mencapai 630 dolar AS atau sekitar 25% lebih tinggi dari harga saat ini. Dengan posisi kuat di bidang AI dan infrastruktur cloud, Microsoft diperkirakan akan terus tumbuh dan menjadi pemimpin pasar teknologi di masa depan.

Analisis Ahli

Analis D.A. Davidson
Investasi Microsoft di OpenAI adalah kunci utama dalam menimbulkan keunggulan kompetitif Azure, memastikan pertumbuhan pendapatan lebih cepat dibandingkan pesaing seperti Google Cloud.
Analis BMO Capital
Portfolio luas Microsoft serta performa margin yang solid menjadikannya unik di antara perusahaan perangkat lunak besar, meningkatkan prospek kinerja saham yang kuat.