AI summary
China sedang mengembangkan ekosistem AI yang mandiri dan terkoordinasi. Model V3.1 dari DeepSeek menunjukkan kemajuan dalam kolaborasi antara perangkat lunak dan semikonduktor. Pembatasan ekspor AS menambah dorongan bagi China untuk mencapai kemandirian teknologi. DeepSeek, sebuah start-up teknologi di Hangzhou, baru-baru ini meluncurkan model AI versi 3.1 yang menggunakan format data baru bernama UE8M0 FP8. Format ini bisa mempercepat proses pelatihan dan interaksi AI sambil menggunakan memori jauh lebih sedikit dibandingkan teknologi sebelumnya.Format FP8, singkatan dari floating-point 8, memungkinkan pengurangan presisi agar pemrosesan data lebih cepat dan penggunaan bandwidth menjadi lebih efisien. UE8M0, format 8-bit lainnya, mampu meningkatkan efisiensi pelatihan AI dengan pemotongan penggunaan memori hingga 75 persen.Para analis dari Huatai Securities dan Haitong Securities percaya bahwa kombinasi format data terbaru ini dengan desain chip domestik menciptakan peluang besar untuk berkembangnya ekosistem AI yang mandiri dan sehat di Cina.Langkah ini menjadi penting karena Cina ingin mengurangi ketergantungan pada teknologi asing, terutama setelah pembatasan ekspor ketat dari Amerika Serikat yang memengaruhi akses ke semikonduktor dan teknologi AI canggih.Dengan penyempurnaan perangkat lunak dan perangkat keras yang terkoordinasi ini, Cina berharap bisa mempercepat pertumbuhan industri teknologi dan AI serta mengokohkan posisi sebagai kekuatan teknologi global yang independen.
Langkah pengembangan format data UE8M0 FP8 oleh DeepSeek menandai kemajuan teknis yang signifikan dalam efisiensi AI yang didukung oleh kerangka hardware-software. Namun, untuk benar-benar mandiri secara teknologi, Cina harus terus mengakselerasi inovasi di semua lapisan rantai pasok, mulai dari riset dasar hingga produksi massal chip.